Ketum MUI: Dakwah Itu Mengajak, Bukan Mengejek

    Nur Azizah - 27 November 2020 14:47 WIB
    Ketum MUI: Dakwah Itu Mengajak, Bukan Mengejek
    Ketua Umum MUI KH Miftachul Akhyar. Medcom.id/Amaluddin
    Jakarta: Ketua Umum terpilih Majelis Ulama Indonesia (MUI), Miftachul Akhyar, menyebut tugas paling mulia seorang ulama ialah berdakwah. Tidak ada tugas paling tinggi selain mengajak orang dalam kebaikan.

    Namun, ada tata cara yang harus diperhatikan seluruh ulama. Dakwah tak boleh memaksa, apalagi memakai kekerasan atau makian.

    "Karena dakwah itu mengajak  bukan mengejek, merangkul bukan memukul, menyayangi bukan menyaingi," kata Miftahul dalam pidato penutup di Musyawarah Nasional MUI yang digelar virtual, Jakarta, Jumat, 27 November 2020.

    Baca: Miftachul Akhyar Terpilih Sebagai Ketua Umum MUI

    Ulama bertugas membina umat, bukan malah menghina. Ulama memiliki tugas membangun simpati dan membela, bukan mencela.

    "Tugas-tugas ini saya harapkan dalam periode yang akan datang akan mewarnai kehidupan kita," ujar Miftahul.

    Mantan Rais Aam MUI ini menyebut umat tengah menunggu ulama yang memiliki kapasitas tersebut. Umat menanti ulama yang penuh kasih dan memberikan pencerahan.

    "Ini harapan Islam pada kita (ulama). Terutama pada penanggung jawab keulamaan untuk memberikan pencerahan kepada umat. Mereka yang melihat umat dengan mata kasih sayang," ujar Miftahul.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id