Penanganan Pasien Lansia Covid-19 Lebih Rumit

    Theofilus Ifan Sucipto - 14 Oktober 2020 19:35 WIB
    Penanganan Pasien Lansia Covid-19 Lebih Rumit
    Ilustrasi/Medcom.id
    Jakarta: Penanganan virus korona (covid-19) pada kelompok lanjut usia (lansia) berbeda dibanding pasien pada umumnya. Perawat bagian geriatri Rumah Sakit Umum Pusat Cipto Mangunkusumo (RSCM), Eva Rista Machdalena, mengatakan pihaknya memastikan kondisi pasien terlebih dahulu.

    “Kita melakukan pemeriksaan dasar dan rontgen. Kalau mengarah ke covid-19, kita melakukan swab test ,” kata Eva di Gedung Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Timur, Rabu, 14 Oktober 2020.

    Setelah itu, pasien lansia akan dibawa ke ruangan unit gawat darurat (UGD). Eva menyebut sebagian besar kasus lansia tidak mengalami gejala awal.

    “Apakah kesadarannya menurun atau gula darah meningkat itu belum jelas,” ujar dia.

    Baca: Waspada, Gejala Covid-19 Lansia Berbeda dengan Usia Produktif

    Eva mengaku penanganan lansia memerlukan ekstra hati-hati. Sebab, fungsi tubuh lansia sudah menurun sehingga rentan mengalami komorbid atau penyakit penyerta seperti hipertensi, gangguan ginjal, dan diabetes.

    “Sehingga memang harus penanganan khusus dan ruangan dipisahkan antara pasien bergejala dan tidak bergejala,” terang dia.

    Gejala covid-19 pada kelompok lanjut usia (lansia) berbeda dengan usia produktif. Penanganannya harus ekstra waspada dan meliputi beberapa aspek, yakni sebelum, saat, dan setelah menjalani perawatan.
     
    “Ini sedikit menyulitkan karena gejala covid-19 pada kelompok lansia tidak jelas,” kata Staf Medis Departemen Ilmu Penyakit Dalam RSCM, Soejono.
     
    Soejono menuturkan gejala covid-19 lazimnya yakni sakit tenggorokan, demam, batuk, hingga sesak napas. Mayoritas kelompok lansia positif korona tidak menunjukkan gejala-gejala tersebut.

    (ADN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id