Satgas: Integrasi Data Bikin Angka Kasus Covid-19 Belum Aktual

    Theofilus Ifan Sucipto - 04 Maret 2021 09:33 WIB
    Satgas: Integrasi Data Bikin Angka Kasus Covid-19 Belum Aktual
    Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi televideo melalui akun YouTube Sekretariat Presiden, Kamis, 18 Februari 2021. Foto: Istimewa



    Jakarta: Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menyebut sejumlah provinsi masih mengintegrasikan data dengan pusat. Hal itu menyebabkan angka covid-19 di Tanah Air belum akurat.

    “Proses ini dapat memengaruhi jumlah penambahan kasus kematian dan kesembuhan sehingga terdapat kemungkinan belum merefleksikan angka kasus secara aktual,” kata juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam keterangan tertulis, Kamis, 4 Maret 2021.






    Menurut dia, Satgas mendorong pemerintah daerah (pemda) mengikuti mekanisme pencatatan dan pelaporan data yang ditetapkan pemerintah pusat. Selanjutnya, pemerintah pusat  menyatukan data tersebut dengan mengutamakan keakuratan dan ketepatan waktu.

    “Sehingga, dapat menjadi navigasi dalam pengambilan keputusan,” papar Wiku.

    Baca: 45.546 Lansia di Jakarta Sudah Divaksinasi Dosis Pertama

    Sementara itu, Satgas Penanganan Covid-19 mencatat ada kenaikan kasus positif covid-19 mingguan hingga 61.185 kasus. Jumlah ini naik 2,61 persen dibanding pekan lalu, yakni 59.829 kasus.

    Sebanyak lima provinsi mengalami peningkatan kasus mingguan tertinggi. Jawa Barat memiliki kenaikan kasus tertinggi dari dari 7.295 menjadi 19.364 kasus.

    Kasus kematian juga meningkat sepekan terakhir mencapai 74,8 persen. Di sisi lain, persentase pasien sembuh menurun 1,8 persen.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id