Istana Wanti-wanti Klaster Demo UU Ciptaker

    Nur Azizah - 07 Oktober 2020 17:35 WIB
    Istana Wanti-wanti Klaster Demo UU Ciptaker
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Donny Gahral Adian mewanti-wanti adanya klaster penyebaran virus korona (covid-19) dari aksi demo buruh. Buruh menggelar aksi penolakan terhadap Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker) di sejumlah daerah.

    "Ingat protokol kesehatan, kerumunan bisa menciptakan klaster baru dan akan merugikan buruh sendiri," kata Donny kepada wartawan, Jakarta, Rabu, 7 Oktober 2020.

    Donny menyebut mogok kerja saat pandemi bisa membuat perekonomian semakin memburuk. Apalagi, kata dia, ekonomi Indonesia masih berusaha bangkit dari dampak pandemi.

    "Kita sekarang sedang recovery dan sedang berusaha untuk bangkit, ya saya kira semua pihak harus mendukung upaya pemerintah dalam mengembalikan perekonomian kita menjadi normal kembali," ujarnya.

    Dia meminta masyarakat bijak dalam menyikapi UU Ciptaker. Bila tidak setuju, rakyat dipersilakan mengajukan judicial review.

    "Jadi, saya kira kita harus bijak, kalau memang ada keberatan, sampaikan lewat jalur konstitusional, demo itu menjadi satu alternatif terakhir," kata dia.

    Baca: Istana Persilakan Rakyat Gugat UU Ciptaker

    Kendati demikian, Donny mengeklaim UU Ciptaker sudah menjadi rumusan terbaik. Undang-undang itu sudah melalui proses politik yang panjang.

    "Itu sudah melewati kekuatan politik yang ada di parlemen juga di pemerintah ya untuk merumuskan yang terbaik," ujarnya.

    Dia menyebut pemerintah juga sudah berusaha memuaskan semua kepentingan. Namun, kata dia, pemerintah tidak bisa mengakomodasi semua keinginan buruh.

    "Saya kira wajar saja dalam demokrasi, tapi ini sudah kesepakatan yang paling maksimal yang bisa dicapai untuk kemaslahatan rakyat Indonesia," ujar dia.

    (JMS)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id