Jangan Khawatir, Produksi Vaksin Sinovac Dipastikan Dipantau Ketat

    Githa Farahdina - 12 Januari 2021 14:04 WIB
    Jangan Khawatir, Produksi Vaksin Sinovac Dipastikan Dipantau Ketat
    Vaksin covid-19 tahap tiga tiba di Jakarta/Metro TV

    Jakarta: Masyarakat tak perlu mengkhawatirkan proses produksi 15 juta dosis bahan mentah vaksin covid-19 Sinovac. Kementerian Kesehatan memastikan memantau ketat PT Bio Farma dalam proses produksi vaksin yang bakal digunakan buat penyuntikan tahap dua.

    “Kita (Kemenkes) akan memantau secara periodik terkait produksi vaksin. Memang ada serangkaian yang harus dilaporkan secara rutin terkait produksi bahan mentah menjadi vaksin,” tegas juru bicara khusus vaksin covid-19 Siti Nadia Tarmizi dalam Breaking News Metro TV, Selasa, 12 Januari 2021.

    Nadia menjelaskan bahan baku vaksin yang dikirim ke Indonesia merupakan alih teknologi dari Sinovac ke PT Bio Farma. Produksi vaksin covid-19 tak jauh berbeda dengan vaksin lain.

    “Ini hal biasa yang Bio Farma kerjakan untuk imunisasi rutin. Alih teknologi, pembuatan bahan mentah menjadi vaksin, Bio Farma dapat melalukannya,” tegas Nadia.

    Baca: 
    Epiedemiolog: Pengolahan Vaksin Tak Akan Sulit

    Sertifikat dari Badan Pengolahan Obat dan Makanan (BPOM) menguatkan posisi PT Bio Farma. Perusahaan itu bisa bergerak cepat.

    Proses produksi ditargetkan selesai pada Februari 2022. Ia memastikan target itu tak meleset. Terlebih, 3 juta dosis vaksin yang sebelumnya tiba di Indonesia dalam dua tahap siap disuntikkan.

    “Kita paralel sedang menyelesaikan pemberian vaksinasi kepada tenaga kesehatan 1,5 juta sasaran. Ini tentunya menjadi PR menyelesaikan sebelum menerima bahan baku vaksin untuk sasaran berikutnya,” ucap dia.

    Sebanyak 15 juta dosis bahan baku vaksin covid-19 Sinovac tiba di Jakarta, Selasa siang, 12 Januari 2021. Vaksin segera dibawa ke PT Bio Farma di Bandung.

    Sementara itu, 3 juta dosis vaksin telah tedistribusi dan siap disuntikkan. Kemanan dan kehalalan vaksin terjamin.

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) jadi orang pertama yang divaksinasi. Penyuntikan bakal disiarkan langsung Rabu, 13 Januari 2021.
    (OJE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id