Pemerintah Diingatkan Soal Risiko Libur Panjang di Tengah Pandemi

    Theofilus Ifan Sucipto - 27 Oktober 2020 10:58 WIB
    Pemerintah Diingatkan Soal Risiko Libur Panjang di Tengah Pandemi
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Pemerintah diingatkan untuk mengantisipasi klaster baru covid-19 usai libur panjang akhir Oktober 2020. Libur panjang dikhawatirkan menularkan virus korona.

    "Libur panjang merupakan momen yang berisiko tinggi, sebab berpotensi mendulang penularan covid-19 yang lebih masif," kata Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi, dalam keterangan tertulis, Selasa, 27 Oktober 2020.

    Tulus memprediksi masyarakat melakukan perjalanan keluar kota untuk berwisata atau pulang kampung. Mobilitas itu akan mendorong roda perekonomian, namun antisipasi klaster baru juga harus diperketat.

    "Jangan pertaruhkan kesehatan dan keselamatan masyarakat hanya karena gelembung ekonomi sesaat," tegas dia.

    Baca: Covid-19 Mengintai, Warga Diminta Tak Padati Rest Area

    Tulus meminta pemerintah dan aparat keamanan tegas menegur pelanggar protokol kesehatan covid-19. Bahkan sanksi harus diberikan bagi mereka yang membandel, khususnya di pusat keramaian.

    Tulus mengingatkan masyarakat jika pandemi covid-19 masih melanda Tanah Air, bahkan dunia. Sehingga tetap perlu menjaga kesehatan dan menerapkan protokol kesehatan saat menikmati libur panjang.

    "Apalagi saat perjalanan berpotensi menguras energi dan mereduksi imunitas," kata dia.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id