Sembilan Perusahaan Penyebab Karhutla Siap Dieksekusi - Medcom

    Sembilan Perusahaan Penyebab Karhutla Siap Dieksekusi

    Fachri Audhia Hafiez - 02 Oktober 2019 07:25 WIB
    Sembilan Perusahaan Penyebab Karhutla Siap Dieksekusi
    Ilustrasi kebakaran hutan di Jambi. MI/Solmi.
    Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) segera mengeksekusi sembilan perusahaan yang sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). KLHK terus berkoordinasi dengan pengadilan negeri (PN) yang memutus gugatan perdata tersebut.

    "Total perdata penegakan hukum ada 25 gugatan, cuma yang paling banyak ini karhutla sebanyak 17 gugatan. Dan yang sudah inkrah ada sembilan gugatan. Kalau seandainya perusahaan tidak mau mematuhi sanksi yang kami berikan, maka kami bisa pidanakan perusahaan tersebut," kata Direktur Jenderal Penegakan Hukum (Dirjen Gakkum) KLHK Rasio Ridho Sani dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 1 Oktober 2019.

    Rasio mengatakan total gugatan KLHK terhadap sembilan perusahaan yang belum disebutkan namanya itu senilai Rp3,15 triliun. Namun, saat ini yang disetorkan perusahaan ke kas negara baru Rp78 miliar.

    KLHK menerapkan tiga instrumen dalam penegakan hukum karhutla. Ketiganya yakni sanksi administratif, gugatan perdata, dan gugatan pidana yang dilakukan oleh aparat penegak hukum.

    KLHK terus mengejar dan berkomunikasi intensif untuk segera melakukan eksekusi terhadap hasil putusan pengadilan. Penegakan hukum dan sanksi administrasi bagi setiap perusahaan yang abai terhadap upaya pencegahan karhutla diperketat.

    Pemerintah tak tebang pilih dalam mengeksekusi pelaku karhutla. Termasuk perusahaan asing yang diduga penyebab karhutla.

    "Bagi kami subjek hukumnya baik perusahaan perusahaan milik asing atau perusahaan milik dalam negeri itu sama. Dari 64 perusahaan yang disegel, 20 perusahaan asing yang sebagian besar dari Malaysia, Singapura, Hongkong. Pemimpin perusahaan dalam negeri juga ada yang berkewarganegaraan asing," pungkas Rasio.



    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id