Ahli Epidemiologi Perlu Masuk Gugus Tugas Penanganan Korona

    Fachri Audhia Hafiez - 15 Maret 2020 17:18 WIB
    Ahli Epidemiologi Perlu Masuk Gugus Tugas Penanganan Korona
    Wakil Kepala LBM Eijkman, Herawati Sudoyo, dalam diskusi Cross Check by Medcom.id di Jakarta, Minggu, 15 Maret 2020. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
    Jakarta: Wakil Kepala Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman Herawati Sudoyo menyebut ahli epidemiologi perlu masuk ke dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Keberadaan ahli ini diharapkan memaksimalkan penanganan virus korona.

    "Kita sebenarnya harus disini melibatkan para ahli epidemiologi yang mungkin terlupa. Kita undang dalam penanganan penyakit ini dan juga kesehatan masyarakat karena merekalah sebenarnya yang dapat membuat analisis dengan baik," kata Herawati dalam diskusi Cross Check by Medcom.id bertajuk 'Jangan Ada Rahasia di Antara Korona' di Upnormal Coffee and Roasters, Jalan Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu, 15 Maret 2020.

    Epidemiologi adalah ilmu yang mempelajari pola kesehatan dan penyakit serta faktornya yang berbasis tingkat populasi. Pendekatan ini diharapkan mampu memperkaya pengetahuan Gugus Tugas yang belum memiliki kemampuan ini.

    "Gugus Tugas dapat mengundang mereka untuk memberikan bukti-bukti dan perbandingan atau studi dengan negara-negara (yang warganya terjangkit) yang sudah melakukan kebijakan-kebijakan," ujar dia.

    Pelaksana tugas Deputi II Kantor Staf Presiden  Abetnego Tarigan mengatakan penanganan korona saat ini berbasis komunitas. Pasalnya, di beberapa daerah, penanganan virus dinilai tidak cukup dengan menerapkan  penelusuran kontak (contact tracing).

    "Jadi penting karena tidak semua menjaga yang sakit tetapi menjaga kita semuanya," ujar Abet.

    Ahli Epidemiologi Perlu Masuk Gugus Tugas Penanganan Korona
    Grafis Medcom.id

    Baca: Jokowi: Saatnya Kerja, Belajar, dan Ibadah di Rumah

    Pasien positif covid-19 di Indonesia per hari ini tercatat mencapai 117 orang. Virus ini juga menjangkit Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang menjadi pasien kasus 76.

    Budi Karya terjangkit virus korona saat menjalankan tugasnya. Dia terjun langsung dalam menangani penyebaran covid-19 di objek vital seperti bandara dan pelabuhan.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id