Kasus Positif Korona di Kaltim Diklaim Bukan Transmisi Lokal

    Antara - 25 Maret 2020 07:32 WIB
    Kasus Positif Korona di Kaltim Diklaim Bukan Transmisi Lokal
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) belum menemukan adanya transmisi lokal kasus positif virus korona (covid-19), yang berasal dari wilayahnya. Semua pasien yang terjangkit korona tercatat baru kembali dari perjalanan luar daerah Kaltim.

    "Semua kasus positif kita berasal dari perjalanan luar daerah Kaltim," kata pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, Andi Ishak dalam konferensi Pers di Media Center covid-19 Kaltim Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, Selasa, 24 Maret 2020.

    Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan covid-19 Provinsi Kaltim ini mengingatkan pentingnya masyarakat memahami berbagai kebijakan dalam meminimalisasi penyebaran virus yang pertama kali menjangkit Wuhan, Tiongkok tersebut. Termasuk, memutus rantai penyebaran virus korona di Kaltim.

    Dia mengatakan Pemprov Kaltim saat ini sudah memberlakukan status Kejadian Luar Biasa (KLB)  virus korona. Artinya, pelaksanaan jaga jarak sosial atau social distancing di Kaltim harus terus dilakukan dan wajib didukung masyarakat.

    Bahkan, kata Andi, masyarakat juga harus mengurangi interaksi di luar rumah.

    Baca: PT KCI Sediakan Tempat Cuci Tangan di Sejumlah Stasiun

    "Kalau tidak maka, upaya dan kerja keras kita selama dua minggu ini tidak akan berhasil," tegas Andi.

    Angka orang dalam pemantauan (ODP) di Kaltim per hari ini mengalami penambahan. Awalnya, sekitar 1.065 menjadi 1660 orang atau bertambah 354 orang.

    Sedangkan yang selesai pemantauan 389 orang dan proses pemantauan 1.271 orang. Kemudian, pasien dalam pengawasan bertambah tiga orang, yakni dari 56 menjadi 59 orang.

    "Masing-masing dari Kutai Timur, Kutai Barat dan Balikpapan," kata dia.

    Untuk pasien negatif 24 orang. Selanjutnya, positif tetap 11 orang dengan rincian enam orang di Kota Balikpapan, Dua orang di Kabupaten Kutai Kartanegara, satu orang di Samarinda, dan dua orang di Kota Bontang.



    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id