WHO: Indonesia Peringkat Kedua Penerima Vaksinasi Terbanyak di SEARO

    Theofilus Ifan Sucipto - 09 Juni 2021 10:48 WIB
    WHO: Indonesia Peringkat Kedua Penerima Vaksinasi Terbanyak di SEARO
    Ilustrasi Medcom.id.



    Jakarta: Immunization Officer WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) Indonesia, Olivi Silalahi, memuji progres vaksinasi covid-19 nasional di Indonesia. Penerima vaksin di Tanah Air termasuk paling tinggi di kawasan South East Asian Region Office (SEARO)

    "Indonesia termasuk di urutan kedua negara yang penduduknya terbanyak sudah mendapatkan vaksinasi covid-19," kata Olivi Silalahi dalam keterangan tertulis, Rabu, 9 Juni 2021.

     



    Olivi menyebut Indonesia memang belum bisa memproduksi vaksin covid-19 mandiri. Namun, progresnya terbilang cepat dibandingkan dengan negara-negara lain.

    Indonesia, kata Olivi, juga termasuk negara yang beruntung karena berhasil mengamankan stok vaksin covid-19 dan menggelar vaksinasi. Sebab, masih ada negara yang harus berjuang untuk mendapat vaksin tersebut.

    "Kemudian, kita juga melakukan gebyar dan gebrakan yang cukup besar didukung oleh Presiden kita (Joko Widodo) yang memonitor pelaksanaan vaksinasi dan Bapak Menteri Kesehatan (Budi Gunadi Sadikin)," ucap dia.

    Penerima vaksin dosis pertama di Indonesia mencapai 18.260.482 orang per Selasa, 8 Juni 2021. Jumlah ini bertambah 484.564 dari Senin, 7 Juni 2021.
     
    "Adapun jumlah penerima vaksinasi dosis kedua mencapai 11.356.025," seperti dikutip dari data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Jakarta, Selasa, 8 Juni 2021.

    Baca: Perwakilan WHO Minta Masyarakat Tak Curiga Soal Kualitas Vaksin Covid-19
     
    Jumlah ini bertambah 158.956 orang dari hari sebelumya. Sementara itu, target vaksinasi secara nasional mencapai 181 juta orang. Jumlah ini setara dengan 70 persen penduduk Indonesia.

    Pemerintah menargetkan memvaksinasi 40.349.051 orang hingga Juni 2021. Jokowi mengakui penyuntikan vaksin covid-19 masih jauh dari target. Untuk mempercepat vaksinasi, pemerintah membuat program Vaksinasi Gotong Royong.

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id