Pencarian Korban KMP Yunicee Dihentikan

    Antara - 06 Juli 2021 05:21 WIB
    Pencarian Korban KMP Yunicee Dihentikan
    ilustrasi/medcom.id



    Bali: Tim gabungan menghentikan pencarian korban KMP Yunicee yang tenggelam di Selat Bali setelah tujuh hari pencarian. Ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan.

    "Sesuai peraturan perundang-undangan, pencarian kami hentikan pada hari ke tujuh. Namun, masih terbuka kesempatan kami turun lagi apabila ada perkembangan terbaru di lapangan," kata Kepala Basarnas Denpasar Gede Darmada dikutip dari Antara, Senin, 5 Juli 2021.

     



    Penghentian ini diputuskan berdasarkan hasil rapat antara Bupati Jembrana I Nengah Tamba, Basarnas, unsur TNI, Polri, Dirjen Perhubungan Darat serta operator penyeberangan. Rapat dilakukan secara virtual.

    Darmana menyampaikan dari operasi penyelamatan dan pencarian ditemukan 51 orang selamat, sembilan orang meninggal, dan 17 orang hilang. Terakhir, satu jenazah ditemukan di perairan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur yang teridentifikasi sebagai pegawai kantin KMP Yunicee.

    Baca: Polri Temukan Tumpahan Minyak Dekat TKP Tenggelamnya KMP Yunicee

    Terkait pengangkatan bangkai kapal, Darmada mengatakan hal itu wewenang dan tugas pemilik kapal. Sesuai peraturan pelayaran, apabila bangkai kapal mengganggu alur pelayaran maka wajib diangkat.

    KMP Yunicee tenggelam di Selat Bali saat perjalanan dari Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana. Kapal mengangkut 77 orang.

    (NUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id