Uji Coba PPKM Level 1 di Blitar Sukses, Ini Penyebabnya

    Patrick Pinaria - 18 Oktober 2021 22:13 WIB
    Uji Coba PPKM Level 1 di Blitar Sukses, Ini Penyebabnya
    Ilustrasi medcom.id



    Jakarta: Kota Blitar dinilai berhasil dalam uji coba pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1. Hal ini diungkapkan Koordinator PPKM Darurat Pulau Jawa dan Bali Luhut Binsar Pandjaitan pada Senin, 18 Oktober 2021.

    Menurut Luhut, uji coba PPKM level 1 di Blitar dinilai berhasil karena kasus covid-19 di kota bagian dari Provinsi Jawa Timur itu tetap rendah. Hal itu pun tak lepas dari upaya tracing, vaksinasi, dan penggunaan PeduliLindungi.

     



    "Hasil evaluasi terhadap Kota Blitar menunjukkan hasil yang positif," ujar Luhut saat menggelar konferensi pers virtual pada Senin, 18 Oktober 2021.

    "Pemerintah pusat memberikan apresiasi yang tinggi kepada Wali Kota, Dandim, Kapolres, Dinkes (Dinas Kesehatan), dan seluruh pihak lainnya yang telah berkontribusi," papar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi itu.

    Keberhasilan kota Blitar menerapkan PPKM Level 1 meningkatkan optimisme pemerintah dalam menangani pandemi covid-19 di wilayah lainnya. Ia yakin akan semakin banyak wilayah yang siap menerapkan new normal.

    Sebelumnya, pemerintah mengumumkan akan menguji coba PPKM level 1 di Blitar pada dua pekan lalu. Kota Proklamator itu dinilai sudah siap menjalani PPKM level 1 karena memenuhi syarat indikator Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan target cakupan vaksinasi dari pemerintah.

    Selama uji coba berlangsung, aktivitas di Blitar diawasi ketat tim yang dibentuk bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Mereka bakal memastikan tindakan surveilans, testing, tracing, hingga protokol kesehatan tidak mengendur. 
     

    PPKM level 1 bertambah 9 kabupaten/kota di Pulau Jawa-Bali

    Pemerintah kembali memperpanjang PPKM hingga 1 November 2021. Pada masa perpanjangan ini, ada 54 kabupaten/kota masuk Level 2 dan 9 kabupaten/kota berhasil turun ke Level 1.

    "Mulai besok akan ada 54 kabupaten/kota di Level 2 dan 9 kabupaten/kota di Level 1. Terkait detail mengenai keputusan ini akan dituangkan melalui Inmendagri," ujar Luhut dalam konferensi pers virtual, Senin, 18 Oktober 2021.

    Luhut mengatakan situasi covid-19 di Indonesia semakin membaik. Karena itu, keputusan perpanjangan level PPKM di Jawa-Bali dilakukan setiap dua minggu. Namun, evaluasi mingguan tetap dilakukan.

    Menurut Luhut, situasi covid-19 yang membaik ini terindikasi dari kasus konfirmasi harian nasional dan Jawa-Bali yang makin rendah. Begitu pula dengan kasus aktif nasional yang juga terus menurun.

    "Untuk di Jawa Bali 7 ribuan kasus," kata Luhut.

    Selain itu, kata dia, situasi yang terus membaik juga tercermin dari kasus kematian akibat covid-19 di beberapa provinsi yang ditekan hingga nol kasus.

    "Pada 17 Oktober 2021, DKI Jakarta, Jawa Barat, Yogyakarta, dan Bali, mencatat nol kematian dan provinsi lain di Jawa Bali hanya mencatat kurang dari lima kematian per hari," tuturnya.

    (PAT)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id