Populer Nasional: Kritik Buat Risma Hingga Pengetatan Pengawasan DKI Akibat Covid-19

    Githa Farahdina - 06 Januari 2021 07:05 WIB
    Populer Nasional: Kritik Buat Risma Hingga Pengetatan Pengawasan DKI Akibat Covid-19
    Menteri Sosial Tri Rismaharini/Medcom.id/Amal

    Jakarta: Tri Rismaharini (Risma) gencar blusukan di bulan pertama menjabat sebagai menteri sosial. Eks Wali Kota Surabaya itu mendatangi kawasan kumuh di DKI Jakarta hingga berinteraksi langsung dengan gelandangan.

    Aktivitas Risma jadi sorotan. Bukannya dapat simpati, perempuan yang terkenal 'galak' itu justru dikritik.


    "Bekerja sesuai dengan tupoksi (tugas pokok dan fungsi) Kementerian Sosial ini melayani, karena ini kan kementerian teknis," kata pegamat kebijakan publik Universitas Trisaksi Trubus Rahadiansyah kepada Medcom.id, Selasa, 5 Januari 2021.

    Baca: Mensos Diminta Kembali ke Tugas Pokok dan Fungsi

    Trubus memandang banyak yang harus dibenahi Risma. Salah satunya, persoalan korupsi yang riskan terjadi di Kemensos.

    Tak cuma itu, Risma harus memperhatikan pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan merampingkan struktur organisasi. Pelayanan terhadap masyarakat pun harus lebih prima.

    Berita kritik terhadap Risma itu menjadi isu terpanas yang diminati pembaca Kanal Nasional Medcom.id bahkan hingga Rabu pagi, 6 Januari 2021. Di samping itu, pembaca juga mencari informasi soal pengetatan pengawasan di DKI Jakarta.

    Kasus positif covid-19 di Ibu Kota masih tinggi. Mau tak mau Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI memperketat pengawasan terhadap masyarakat.

    "Kita tetap lakukan pengetatan, regulasi terus kita perbaiki, kita sempurnakan," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza patria di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa, 5 Januari 2021.

    Baca: Kasus Positif Masih Tinggi, DKI Perketat Pengawasan

    Pengetatan aturan dilaksanakan bersama Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya. Mereka bakal menertibkan kedisiplinan, baik individual maupun pelaku usaha.

    Tingginya angka positif covid-19 di Jakarta memang  harus menjadi perhatian khusus. Ibu Kota kerap menjadi peyumbang peningkatan angka positif virus berbahaya yang pertama kali muncul di Wuhan, Tiongkok, itu.

    DKI Jakarta mencatat total kasus positif mencapai 192.899. Pasien positif covid-19 bertambah 1.824 per Selasa, 5 Januari 2021.

    Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia menjelaskan jumlah kasus aktif naik 706. Sebanyak 15.376 orang masih dirawat maupun diisolasi.

    Berita-berita kritik buat Risma, tingginya kasus covid-19 di DKI, dan berbagai isu lainnya bakal terus diperbarui. Klik di sini untuk mendapatkan berita terbaru dari Kanal Nasional Medcom.id



    (OJE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id