Istana Minta Semua Pihak Menahan Diri

    Nur Azizah - 08 Oktober 2020 21:46 WIB
    Istana Minta Semua Pihak Menahan Diri
    Aksi unjuk rasa berujung ricuh di Patung Kuda, Jakarta Pusat. Antara/Akbar Nugroho Guma
    Jakarta: Istana Kepresidenan meminta semua penolak Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) menahan diri agar tak menimbulkan kericuhan. Aparat keamanan juga diminta tak terpancing massa hingga memperkeruh kondisi yang sudah panas.

    "Ya semua menahan diri. Sekali lagi diimbau menahan diri tidak terpancing dan demonstrasi tidak mengarah pada vandalisme dan kekerasan," kata Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Donny Gahral Adian kepada wartawan, Jakarta, Kamis, 8 Oktober 2020.

    Di sisi lain, Donny membela aparat keamanan sudah memiliki protap yang jelas dalam menangani demonstrasi. Aksi yang tidak sesuai aturan akan ditindak.

    "Ada protapnya dari tahap paling awal sampai kemudian terjadi eskalasi. Namun, sekali lagi diimbau menahan diri tidak terpancing," ujar dia.

    Baca: Nilai Kerusakan Imbas Demo UU Ciptaker di DKI Mencapai Rp25 Miliar

    Donny menyayangkan vandalisme yang terjadi selama aksi berlangsung. Menurutnya, aksi itu akan merugikan rakyat Indonesia.

    "Yang rugi bukan siapa-siapa, tapi rakyat juga. Membakar halte dan sebagainya itu kan dipergunakan oleh rakyat. Jadi kita sesalkan, kalau demonstrasi adalah ekspresi demokrasi tentu ada nilai yang harus kita perhatikan," ujarnya.

    Dia meminta massa aksi untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Dia berharap demo hari ini tak menimbulkan klaster virus korona (covid-19).

    (JMS)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id