Anak Tidak Menangis Syekh Ali Jaber Meninggal, Kenapa?

    Patrick Pinaria - 19 Januari 2021 11:54 WIB
    Anak Tidak Menangis Syekh Ali Jaber Meninggal, Kenapa?
    Syekh Ali Jaber (Foto: Ant)



    Jakarta: Publik Tanah Air harus kehilangan ulama besar mereka, yakni Syaikh Ali Saleh Mohammed Ali Jaber. Pria yang biasa disapa Syekh Ali Jaber tersebut meninggal pada Kamis 15 Januari 2021.

    Syekh Ali Jaber meninggal setelah tak kuasa menahan penyakit paru-paru yang dideritanya. Ia meninggal di RS Yarsi, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, dan dimakamkan di Pondok Pesantren Darul Qur'an, Tangerang.






    Kabar Ali Jaber meninggal dunia menjadi duka yang mendalam bagi Indonesia. Banjir air mata pun mengalir atas meninggalnya pendakwah kelahiran Madinah tersebut.

    Namun, sikap berbeda justru diperlihatkan putera Ali Jaber, Al Hasan Jaber. Ia mengaku tidak menangis ketika mendengar sang ayah tutup usia. Sebab, ia sudah terlalu bangga dengan Ali Jaber.

    "Susah menjelaskan kebaikan ayah dengan kata-kata. Makanya, sejak saya mendengar Abuya meninggal, sampai detik ini saya tidak pernah menangis," kata Hasan saat diwawancara Irfan Hakim lewat channel Youtube miliknya, deHakims.

    "Saking bangganya saya dengan Abuya, saya tidak menangis," tambahnya.

    Lebih lanjut, Hasan mengaku sangat bangga dengan perjuangan sang ayah selama menjadi ulama. Menurutnya, Ali Jaber tidak pernah berhenti berjuang untuk umat.

    "Bangga karena perjuangannya. Ia selalu berjuang untuk umat," tutur Hasan.

    (UWA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id