BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan Indonesia

    Ferdian Ananda - 17 November 2020 08:15 WIB
    BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan Indonesia
    Ilustrasi gelombang tinggi. AFP/Fadel Senna
    Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia. Gelombang tinggi disebabkan perubahan pola angin sepanjang 16-18 November 2020.

    "Kondisi ini mengakibatkan tinggi gelombang di beberapa wilayah," kata Kepala Bidang Humas Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Taufan Maulana dalam keterangan tertulis, Selasa, 17 November 2020.

    Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari timur laut menuju tenggara dengan kecepatan 4-20 knot. Sedangkan di wilayah selatan, angin bergerak dari timur ke tenggara dengan kecepatan 4-25 knot.

    Baca: Cuaca Ekstrem Bikin Pantai Pangandaran Sepi Wisatawan

    Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Cina selatan, perairan Pulau Enggano, perairan barat Lampung, dan Samudra Hindia barat Lampung. Gelombang setinggi 2,5-4 meter berpeluang terjadi di beberapa perairan sekitar.

    Di antaranya, perairan barat Kepulauan Mentawai; perairan Pulau Enggano, Bengkulu; perairan barat Lampung; Selat Sunda bagian barat dan selatan, dan Samudra Hindia barat Sumatra. Kemudian, perairan selatan Jawa hingga Pulau Sumba; Selat Bali hingga Lombok dan Alas bagian selatan; dan Laut Natuna utara.

    Sejumlah wilayah lain juga terdampak gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter. Wilayah yang terdampak ialah perairan utara Sabang, Perairan barat Aceh; perairan barat Pulau Simeulue, Mentawai; teluk Lampung bagian selatan; laut Natuna; perairan Anambas, Natuna; Selat Sumba; dan perairan Kupang.

    Kemudian, Selat Sape bagian selatan' Laut Sawu; Selat Sumba bagian barat; dan Samudra Hindia selatan Pulau Sawu hingga Pulau Rotte, Laut Sulawesi. Lalu, perairan kepulauan Sangihe hingga Talaud, Laut Maluku bagian utara; perairan utara Halmahera; perairan utara Papua Barat hingga Papua; Samudra Pasifik utara Halmahera hingga Papua; serta [erairan selatan Babar hingga Tanimbar, Laut Arafuru.

    Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. "Mohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," tegas Taufan.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id