Psikologis Korban Banjir Perlu Diperhatikan

    Theofilus Ifan Sucipto - 04 Januari 2020 12:06 WIB
    Psikologis Korban Banjir Perlu Diperhatikan
    Ilustrasi. Korban banjir masih bertahan di pengungsian. Foto: Antara.
    Jakarta: Psikolog Muhammad Iqbal mengungkapkan manajemen bencana sangat penting dalam menangani peristiwa. Salah satunya dengan menyelematkan kebutuhan psikologis bagi korban banjir.

    "Karena efek bencana itu jangka panjang. Makanya diperlukan pertolongan pertama pada psikologi korban," kata Iqbal di Sasana Krida Karang Taruna, Bidara Cina, Jakarta Timur, Sabtu, 4 Januari 2020.

    Iqbal menjelaskan, langkah pertama adalah membuat korban banjir nyaman dengan memenuhi kebutuhan dasar. Mulai dari makanan, pakaian, hingga keamanan.

    "Yang kedua menghubungkan dengan keluarganya. Bisa saja keluarganya terpencar saat banjir," ucap dia. 

    Iqbal menambahkan para korban perlu diberdayakan agar mereka merasa memiliki satu sama lain. Salah satunya dengan melibatkan mereka di dapur umum.

    Menurut Iqbal, adalah hal wajar jika manusia trauma pascamengalami bencana. Apalagi korban mengalami kehilangan harta benda dan keluarga.

    "Jika tidak ditangani dengan tepat mereka bisa mengalami post traumatic syndrome," tutur Iqbal.

    Sayangnya, lanjut dia, penanganan bencana di beberapa lokasi masih memprioritaskan logistik. Iqbal menyebut kondisi psikologis korban juga perlu perhatian. 

    "Mereka akan kehilangan harapan hidup dan memicu gangguan psikologis. Jadi perlu didengarkan dan dimanusiakan," pungkas Iqbal.



    (HUS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id