Dukcapil Jaksel Ganti 546 Dokumen Kependudukan Korban Banjir

    Antara - 05 Januari 2020 21:24 WIB
    Dukcapil Jaksel Ganti 546 Dokumen Kependudukan Korban Banjir
    Warga mengurus penggantian dokumen pendudukan yang rusak akibat banjir di posko penggantian KTP dan KK di RT 3/RW 2, Kelurahan Bangka, Sabtu, 4 Januari 2020. Foto: Medcom/Jufriansyah
    Jakarta: Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Administrasi Jakarta Selatan memberikan layanan penggantian dokumen kependudukan bagi korban banjir di 10 kecamatan wilayah Jakarta Selatan. Ratusan dokumen kependudukan telah diganti.

    "Data per Sabtu (4 Januari 2020) total 546 dokumen kependudukan milik korban banjir sudah kita ganti," kata Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jakarta Selatan, Abdul Haris dikutip dari Antara, Minggu, 5 Januari 2020. 

    Haris menuturkan penggantian dokumen terbanyak ialah kartu keluarga (KK), disusul KTP elekrtonik, akta kelahiran, akta kematian, dan surat keterangan satu lembar. "Ada juga yang minta pergantian akta cerai di Kecamatan Pancoran," kata Haris.

    Haris menyebut Sudin Dukcapil Jakarta Selatan memberikan layanan penggantian dokumen kependudukan bagi warga korban banjir sejak Jumat, 3 Januari 2020. Layanan diberikan dengan jemput bola. 

    "Ini kalau kita kasih judul layanan kasih sayang buat para korban banjir berupa pelayanan penggantian dokumen kependudukan yang rusak atau hilang akibat banjir," kata Haris.

    Ia mengatakan ada 43 titik lokasi yang disasar petugas. Dia mengungkapkan pada hari pertama, petugas mendata jumlah warga yang dokumennya rusak atau hilang, hari kedua petugas menyerahkan penggantian dokumen kepada warga.

    Sudin Dukcapil Jakarta Selatan masih membuka layanan penggantian sampai seluruh warga terdampak terlayani. Haris memastikan pihaknya gerak cepat mencetak KTP elektronik maupun KK milik warga yang rusak.

    "Khusus untuk musibah banjir ini kita mendapat bantuan 500 blanko KTP dari Direktorat Dukcapil," kata Haris.

    Cepat dan mudahnya layanan penggantian dokumen kependudukan diapresiasi warga korban banjir. Ahmad Naufal, 21, warga Kemang Selatan X A, tidak menyangka KTP elektronik yang baru dilaporkan rusak Sabtu, 4 Januari 2020 sudah bisa diambil di hari Minggu, 5 Januari 2020.

    Naufal mengaku layanan pengganti dokumen kependudukan sangat membantu warga terdampak banjir. "Karena KTP itu kan penting untuk urusan segala macam, punya saya rusak kena banjir," kata Naufal.






    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id