comscore

Selain UAS, Berikut Tokoh Agama yang Ditolak Masuk Singapura

MetroTV - 21 Mei 2022 04:25 WIB
Selain UAS, Berikut Tokoh Agama yang Ditolak Masuk Singapura
Daftar penceramah ditolak Singapura. Foto: Dok/Metro TV
Jakarta: Singapura tengah menjadi perbincangan lantaran melarang masuk Ustaz Abdul Somad (UAS) ke negaranya. Singapura diketahui sangat ketat dalam persoalan agama yang dianggap potensi mengundang polemik, baik pendatang maupun penduduk lokal.

"Namun hal ini bukan kali pertama Singapura melarang tokoh agama masuk ke negaranya. Berikut 3 tokoh penceramah islam yang ditolak masuk Singapura," tutur Presenter Metro TV, Zilvia Iskandar dalam tayangan Primetime News di Metro TV, Jumat, 20 Mei 2022.
1. Yusuf Estes (Amerika Serikat)
Pria mualaf warga negara Amerika Serikat (AS) ini ditolak masuk ke negara Singapura pada 24 November 2017. Dirinya ditolak masuk ke Singapura karena dianggap telah mendeklarasikan pandangan yang dianggap bertentangan dengan masyarakat multi ras dan multi agama Singapura.

2. Ismail Menk (Zimbabwe)
Ismail Menk merupakan tokoh agama berkewarganegaraan Zimbabwe. Ia diketahui ditolak masuk ke Singapura karena kerap berceramah yang diduga dapat memecah belah masyarakat multi agama dan multi ras. Ismail Menk ditolak masuk pada 30 Oktober 2017.

3. Haslin Baharim (Malaysia)
Warga negara asal Malaysia ini juga pernah ditolak masuk Singapura lantaran dianggap menyebarkan ketidakharmonisan antar umat beragama antara muslim dan non-muslim. Ia ditolak masuk pada tahun 2017.

"Di tahun yang sama, dua penceramah kristen juga ditolak masuk ke Singapura lantaran kerap mengeluarkan komentar offensive terhadap negara lain," tutup zilvia. (Fauzi Pratama Ramadhan).

 

(MBM)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id