Cara Mengatasi Sindrom Baby Blues

    Nia Deviyana - 16 November 2014 10:42 WIB
    Cara Mengatasi Sindrom Baby Blues
    Foto: abcnews



    medcom.id, Jakarta: Tak hanya berpengaruh pada fisik, persalinan juga memberikan dampak psikologis bagi perempuan. Terutama, bagi mereka yang baru pertama kali mengalaminya. Hal tersebut, dikenal dengan sindrom baby blues.

    Sindrom baby blues merupakan perubahan emosi atau suasana hati yang dialami sang ibu usai melahirkan. Hal tersebut, biasanya terjadi karena faktor kelelahan usai persalinan dan perubahan hormon. Sindrom baby blues, umumnya terjadi pada 14 hari setelah melahirkan, dan cenderung memburuk pada hari ketiga atau keempat.

     



    "Ada rasa sedih diantara rasa bahagia yang dominan. Tanda lain seperti, emosi labil, sulit tidur, cemas, konsentrasi menurun, depresi, sensitif dan mudah menangis," demikian tanda sindrom baby blues seperti dikutip dalam buku "Melahirkan Tanpa Rasa Sakit dengan Metode Hypnobirthing" karangan Evarini Andriana.

    Untuk mengatasainya, para ibu disarankan untuk melakukan hal ini:
    1. Mencurahkan isi hati kepada pasangan. Dalam hal ini, dukungan pasangan sangat penting untuk mengatasi sindrom baby blues.
    2. Usahakan banyak beristirahat walaupun harus banyak bangun di malam hari.
    3. Luangkan waktu untuk memanjakan diri sendiri, seperti pergi ke salon atau melakukan pijat refleksi.
    4. Berkumpulah bersama teman yang sama-sama sudah memiliki anak untuk berbagi pengalaman seputar baby blues.

    (AWP)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id