Kemenkes Beberkan Alasan Vaksinasi Lansia Baru 12,6% dari Target

    Nur Azizah - 07 Mei 2021 13:14 WIB
    Kemenkes Beberkan Alasan Vaksinasi Lansia Baru 12,6% dari Target
    Juru bicara vaksin covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi/Dok:Kementerian Kesehatan



    Jakarta: Juru bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tirmizi mengatakan 2,6 juta orang lanjut usia (lansia) telah menerima vaksinasi covid-19. Jumlah itu baru sekitar 12,6 persen dari target 21,5 juta lansia.
     
    Nadia mengatakan lambatnya vaksinasi disebabkan minimnya informasi yang diterima. Selain itu, para lansia lebih mengutamakan keluarganya. 
     
    "Mereka lebih ingin mendahulukan anaknya. Ada juga yang tidak tahu harus daftar seperti apa," kata Nadia kepada Medcom.id, Jakarta, Jumat, 7 Mei 2021.
     
    Beberapa dari lansia juga memiliki keterbatasan fisik. Kemudian, ada yang mengeluhkan tingginya  biaya transportasi menuju lokasi vaksinasi. 
     
    "Ada juga hambatan finansial, ada juga yang enggak bisa datang sendiri. Ini faktor penghambat vaksinasi," ucap Nadia. 

    Baca: Percepat Vaksinasi Covid-19, Armada Bus Antar Jemput Lansia Ditambah

     



    Sementara itu, vaksinasi dosis pertama untuk tenaga kesehatan sudah mencapai 100 persen atau 1,4 juta orang. Adapun untuk dosis kedua tinggal 7 persen atau sudah sekitar 1,36 juta orang.
     
    "Untuk pelayanan publik ini sudah 8,9 juta yang mendapatkan vaksinasi dosis pertama dan artinya ini kurang lebih 51,6 persen lagi," ucap Nadia.
     
    Sebelumnya, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menginstruksikan pemerintah daerah memprioritaskan vaksinasi untuk kelompok lansia. Lansia kelompok paling rentan terpapar covid-19.
     



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id