Pemerintah Jamin Logistik 7 WNI Tersisa di Wuhan

    Kautsar Widya Prabowo - 03 Februari 2020 22:51 WIB
    Pemerintah Jamin Logistik 7 WNI Tersisa di Wuhan
    Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (FOTO:Antara/Hafidz Mubarak A)
    Jakarta: Kementerian Kesehatan terus memantau tujuh Warga Negara Indonesia (WNI) yang masih tersisa di Kota Wuhan, Tiongkok. Pemerintah menjamin logistik ketujuh WNI tersebut yang masih terisolasi di Kota Wuhan. 

    Ketujuh WNI itu, empat di antaranya menolak dievakuasi pulang ke tanah air. Tiga lainnya tidak lolos penyisiran oleh Pemerintah Tiongkok karena sakit. 

    "Kita tetap jaga kita berikan logistiknya, kita juga pantau melalui Konsulat Jenderal RI, bukan hanya konsulat, melalui Kedubes juga dilakukan hal yang sama. Semua sayang sama warganya," ujar Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 3 Februari 2020. 

    Tiga WNI yang sakit, bedasarkan prosedur badan kesehatan dunia (WHO) tidak diizinkan untuk meninggalkan negara tirai bambu itu. Peraturan itu berlaku untuk seluruh penyakit, tanpa terkecuali. 

    "Public Health Emergency of Internasional Concern (PHEIC) tidak boleh warga yang sakit itu keluar dari sana. Sakit apa pun, tidak ada keterangan sakit ini tidak boleh keluar, sakit apa pun termasuk sakit mata," tuturnya.

    Lebih lanjut, Terawan memastikan 238 WNI dari Wuhan yang saat ini dikarantina di Natuna dalam kondisi sehat. "Pemerintah China artinya menjamin yang dikirim (ke Indonesia) itu yang sehat, yaitu dulu," pungkasnya.

    Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI  Anung Sugihantono, menjelaskan secara global, sampai 2 Februari sebanyak tercatat 14.557 kasus dengan kasus baru kemarin 2.604 kasus. Mekanisme penularan novel coronavirus ini perlu pembelajaran dan penelitian lebih lanjut.  

    Dari 14.000 tersebut, sebanyak 9.000 ada di Hubei. Dengan kasus 304 meninggal dunia, di luar Tiongkok ada 146 kasus yang tersebar di 23 Negara. Satu kasus meninggal dunia di luar Tiongkok dilaporkan terjadi di Filipina. 




    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id