• DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK : Tanggal 21 SEP 2018 terkumpul RP 20.111.147.901

Merdeka di Perbatasan

Nur Azizah - 17 Agustus 2018 11:48 wib
Suasana upacara HUT ke-73 RI di Kapal Perang Yos Sudarso. Foto:
Suasana upacara HUT ke-73 RI di Kapal Perang Yos Sudarso. Foto: Medcom.id/Nur Azizah.

Batam: "Kepada Bendera Merah Putih, Hormat Senjataaa..." Suara komandan upacara beradu nyaring dengan suara angin yang mencapai 18 knot. Ditambah deru mesin kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Yos Sudarso yang tengah melaju di Selat Singapura.
 
Untungnya, suara Komandan Upacara, Mayor Laut Ahmad Faizal masih terdengar hingga ke buritan. Semua peserta upacara HUT ke 73 RI pun langsung mengikuti perintah.
 
Mereka serentak mengangkat tangan dan meletakkannya tepat di pelipis mata. Seketika suasana menjadi khidmat di detik-detik pengibaran bendera.
 
Pelan-pelan Sang Saka Merah Putih digerek naik. Tidak ada lantunan Indonesia Raya yang mengiringi pengibaran bendera.
 
"Lagu Indonesia Raya diganti dengan tiupan pluit. Ini yang menjadi ciri khas upacara di laut," kata Komandan KRI Yos Sudarso Kolonel Henry Ballo kepada Medcom.id, di selat Singapura, Batam, Kepulauan Riau, Jumat 17 Agustus 2018
 
Meski tak ada Lagu Indonesia Raya, upacara Kemerdekaan tetap berjalan khusyuk. Puluhan pasang mata menatap tajam saat bendera sampai di ujung tiang KRI Yos Sudarso.
 
Seluruh pasukan hormat ketika bendera ukuran 12 meter itu berkibar di perbatasan Indonesia dan Singapura. Ini menandakan, Indonesia tidak hanya merdeka di darat, tapi juga di laut.
 
Komandan Gugus Keamanan Laut Koormada I Laksamana TNI Dafit Santoso berharap merdeka tidak hanya sebatas kata. Lebih dalam, merdeka berarti berdaulat di tanah, udara, dan laut sendiri.
 
"Kita sudah merdeka, laut kita sudah berdaulat karena kami jaga. Sebagai pemilik kedaulatan Indonesia, kita memiliki hak kedaulatan dan berkedaulatan," ungkapnya.
 
Dafit menegaskan, menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesian tak bisa ditawar. NKRI harga mati, tidak ada kata lain.
 
"Bila Pahlawan Yos Sudarso pernah mengatakan, Kobarkan semangat Pertempuran maka artinya saat ini adalah mari menegakkan kedaulatan, hak berdaulat dan hukum di lautan," pungkas perwira bintang satu ini.
 
Upacara HUT ke-73 Republik Indonesian kali ini berbeda dengan sebelumnya. Upacara bendera diadakan di geladak kapal perang Yos Sudarso.
 
Yos Sudarso merupakan Deputy | KSAL yang bertanggung jawab terhadap Operasi Operasi Angkatan Laut pada masa Trikora. Yos gugur dalam Gugus Tugas Patroli di sebelah Timur Kepulauan Aru.

Baca: Harapan Jokowi di HUT ke-73 RI

 
KRI Yos Sudarso 353 dibuat di Galangan NV Koninlijke Maatscappy de Schelde Vlischingen Holland pada 1967 dan diluncurkan pada 1968. Penyerahan kepada Pemerintah Republik Indonesia pada tanggal 01 Nopember 1988.
 
Lalu pada 16 Juni 1987 ditetapkan sebagai Kapal Perang Republik Indonesia dan diberi nama KRI YOS SUDARSO dengan nomor Lambung 353.



(FZN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.