Dua Tentara di Nduga Ditembak Kelompok Bersenjata

    ant, Medcom - 16 Agustus 2019 20:04 WIB
    Dua Tentara di Nduga Ditembak Kelompok Bersenjata
    Ilustrasi/Medcom.id.
    Jakarta: Dua prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 751/Vira Jaya Sakti, Pratu Panji dan Pratu Sirwandi, ditembak Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di Nduga, Papua. Mereka diserang setelah kendaraannya diadang di sekitar Danau Habema, menuju Mbua, Nduga.

    "Untuk informasinya sementara, benar adanya gangguan tembakan itu," kata Kepala Penerangan Komando Daerah Militer XVII/Cenderawasih Letnan Kolonel Eko Daryanta kepada Medcom.id, Jumat, 16 Agustus 2019.

    Namun, Eko belum bisa menyampaikan secara rinci koronologis penembakan tersebut. Pihaknya masih menyelidiki serangan tersebut. "Kronologisnya itu masih diperdalam," ujar Eko.

    Kondisi di Nduga memang sedang menghangat. Direktur Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua, Theo Hesegem, mengeklaim 183 warga Nduga tewas akibat tembakan aparat TNI-Polri, kekerasan fisik, perampasan, sakit dan melahirkan. 

    Namun, Polri tudingan itu. Korps Bhayangkara menekankan operasi gabungan dengan TNI justru telah menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat di daerah konflik itu.

    "Nduga itu sebelum kehadiran TNI-Polri secara sistematis dan masif wilayah itu dikontrol Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Karena dikontrol KKB bisa dikatakan wilayah sana tak kondusif," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo, Kamis, 15 Agustus 2019. (Azhar Bagas Ramadhan)







    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id