Evakuasi KRL Anjlok Masih Berlangsung

    Siti Yona Hukmana - 11 Maret 2019 01:43 WIB
    Evakuasi KRL Anjlok Masih Berlangsung
    Tim dari PT KAI, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan kepolisian tengah menginvestigasi serta evakuasi KRL yang terguling di perlintasan Kebon Pedes, Bogor, Jawa Barat. Foto: Medcom.id/Rizky Dewantara
    Jakarta: Proses evakuasi kereta rel listrik (KRL) rute Jatinegara-Bogor yang anjlok di Kebon Pedes, Bogor, Jawa Barat. Evakuasi dilakukan tiga tahap.

    Pada Minggu, 10 Maret 2019, pukul 15.00 WIB, tiga kereta bagian paling belakang dievakuasi dan dikirim ke Dipo Depok untuk pemeriksaan. Dua kereta berikutnya berhasil dievakuasi dan dikirim ke Dipo Depok pada pukul 16.00 WIB.

    Kemudian, pukul 17.30 WIB, crane yang dikirim dari Bandung tiba di lokasi untuk mengevakuasi kereta. Kereta urutan ketiga berhasil dievakuasi dan sudah di atas landasan rel sejak pukul19.30 WIB.

    Pada pukul 20.48 WIB, kereta urutan kedua berhasil dievakuasi dan sudah di atas landasan rel. Namun, kedua kereta yang telah berhasil dievakuasi ini masih berada di lokasi anjlokan menunggu evakuasi kereta urutan pertama (kereta paling depan). Ketiga kereta yang telah berhasil dievakuasi tersebut juga akan dikirim ke Dipo Depok.

    “Sampai saat ini petugas KAI masih melakukan evakuasi kereta urutan pertama (kereta paling depan) yang mengalami anjlok dengan menggunakan crane," kata Senior Manager Humas Daop 1 Jakarta Edy Kuswoyo di Jakarta, Senin, 11 Maret 2019.

    Baca: Tim Ahli Kaji Penyebab KRL Bogor-Jakarta Terguling

    Selain evakuasi sarana KRL, proses perbaikan prasarana perkeretaapian seperti jaringan kabel Listrik Aliran Atas (LAA), jalur rel dan penggantian tiang LAA juga terus dilakukan secara paralel oleh tim prasarana.

    Edy berharap proses perbaikan bisa segera rampung. Dengan begitu, perjalanan KRL lintas Bogor-Cilebut dapat kembali normal.

    “Untuk saat ini perjalanan KRL dari dan menuju Stasiun Bogor belum dapat dilayani," ujar dia.

    Pada pukul 20.00 WIB, perjalanan KRL untuk tujuan Bogor baru bisa dilayani sampai Stasiun Cilebut. Bagi pengguna jasa yang akan menggunakan perjalanan KRL untuk tujuan Jakarta Kota atau Jatinegara juga dapat dilakukan melalui Stasiun Cilebut. 

    "Untuk operasional KRL lintas lainnya berlangsung normal,” ucap dia.

    Baca: Penumpang KRL: Tiba-Tiba Saya Terbanting

    Edy mengatakan penanganan anjloknya KA 1722 relasi Jatinegara -Bogor dengan jumlah kereta 8 SF, di KM 51+800 petak jalan antara Cilebut -Bogor yang terjadi sekitar pukul 10.15 WIB. Korban sudah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit (RS). 

    Rinciannya, korban yang dibawa ke RS Salak Bogor ada 10 orang, RS PMI Bogor sebanyak 3 orang, RS Hermina Bogor sebanyak 2 Orang, RS Siloam Bogor sebanyak 5 orang.

    “Sampai dengan saat ini, korban luka ringan yang masih menjalani perawatan untuk proses observasi lanjutan terdapat sekitar lima orang," kata dia.

    Para korban yang dirawat terdiri dari dua pengguna jasa KRL dan tiga lainnya merupakan petugas KRL KA 1722. "Korban luka ringan masing-masing dirawat di RS SaLak Bogor dan RS Suyoto Bintaro,” pungkas Edy.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id