Menengok Isi Ponpes An Nawawi Tanara Milik Ma'ruf

    M Sholahadhin Azhar - 19 Februari 2019 12:03 WIB
    Menengok Isi Ponpes An Nawawi Tanara Milik Ma'ruf
    Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin di Ponpes An Nawawi Tanara, Serang, Banten. Foto: Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.
    Serang: Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin mengenalkan Pondok Pesantren (Ponpes) An Nawawi Tanara, Serang, Banten, miliknya, kepada media. Hal itu dilakukan sebelum dia menggelar menggelar konsolidasi pemenangan di ponpes itu. 

    Ma'ruf sempat memperlihatkan isi rumahnya yang berada di kompleks tempat pendidikan berbasis Islam itu. Beberapa foto Ma'ruf dengan pembesar agama Islam lain dipajang di dinding rumah.

    "Ini waktu bersama syekh dari Sudan, waktu saya masih gemuk," kelakar Ma'ruf di lokasi, Banten, Selasa, 19 Februari 2019.

    Ada belasan foto di kediamannya itu, salah satunya, ketika Ma'ruf aktif menjadi anggota partai politik. Tampak pula pigura besar berisi silsilah pengasuh pesantren. Di urutan paling atas, ada Nabi Muhammad SAW.

    Sementara itu, Ma'ruf mengaku rumahnya selalu penuh saat haul atau peringatan lainnya. Kebiasaan di organisasi Nahdlatul Ulama (NU), warga Nahdliyin selalu berkumpul di rumah kiai sepuh untuk memperingati hari besar Islam.

    Beberapa presiden juga sempat berkunjung ke kediamannya. "Pak Joko Widodo sudah dua kali ke sini. Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) pas jadi presiden juga pernah berkunjung ke sini. Pak JK (Jusuf Kalla) waktu zaman Pak SBY juga (berkunjung)," sebut Ma'ruf.
    Menengok Isi Ponpes An Nawawi Tanara Milik Ma'ruf
    Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin memperlihatkan foto-foto di kediamannya di Ponpes An Nawawi Tanara, Serang, Banten. Foto: Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.

    Kunjungan berlanjut ke kompleks pesantren di belakang kediaman Ma'ruf. Belasan bangunan berdiri di tanah seluas 9 hektare itu. Ada seribu lebih santri yang belajar di pondok pesantren itu. Separuh santri dan sisanya santriwati.

    Pengunjung menemui masjid besar di tengah kompleks, berdekatan dengan asrama santri laki-laki. Di belakang masjid terdapat pemakaman keluarga yang sempat dikunjungi Ma'ruf. 

    Ma'ruf juga menengok kelas santri putri yang sedang beraktivitas. Beberapa unit pelatihan santri sempat dikenalkan Ma'ruf kepada wartawan, seperti ruang simulasi sidang, pabrik roti kecil, bank wakaf mikro, dan koperasi. Ada juga supermarket bernama Lembaga Ekonomi Umat (LEU).

    Baca: Rusun Santri untuk 27 Pondok Pesantren

    Kunjungan Ma'ruf ke Serang, Banten, digunakan untuk pemantapan elektabilitas Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Anak-anak muda, terutama kiai-kiai muda, akan dirangkul Ma'ruf untuk berdiskusi meraih kemenangan di Banten. 

    Mustasyar Pengurus Besar NU (PBNU) itu mengakui sudah lima kali lebih mengunjungi provinsi itu karena memang ada target yang perlu dicapai di Pilpres 2019. Pertama, yakni merawat dukungan. Dia tak mau pendukung mengalihkan hati pada kompetitor.

    "Kedua melakukan upaya-upaya penambahan, baik dari swing voter, undecided maupun yang sudah menentukan sebelah sana kita rayu ke sini," ujar Ma'ruf.





    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id