• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 14 NOV 2018 - RP 51.052.810.215

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Masa Pencarian CVR Lion Air Kemungkinan Ditambah

Kautsar Widya Prabowo - 09 November 2018 07:01 wib
Kapal Rigid Inflatable Boat (RIB) bersender di JICT II -
Kapal Rigid Inflatable Boat (RIB) bersender di JICT II - Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo,

Jakarta: Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah bertekad untuk terus mencari Cockpit Voice Recorder (CVR) atau rekaman suara di Kokpit pesawat Lion Air PK-LQP hingga ketemu. Sekalipun Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) akan menutup pencarian pada Sabtu, 10 November 2018.

"Tiga hari kan dari Basarnas, untuk KNKT sama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mungkin bisa ditambah lagi," kata Tim Investigator KNKT Ardi Gunawan, di Jakarta Internasional Container Terminal (JICT) II, Jakarta Utara, Kamis 8 November 2018.

Menurut dia, pihaknya akan berkoordinasi dengan sejumlah stakeholder dalam pencarian CVR di dasar laut tersebut. KNKT bakal bekerja keras menemukan para korban.

"Ya untuk KNKT kan nyari CVR ya, arahannya sampai ketemu ," tambahnya.

(Baca: Delapan Kantong Jenazah Diserahkan ke Tim DVI)

Saat ini KNKT pun telah dibantu KNKT Singapura. "Enam orang (KNKT Indonesia), dari Singapura dua orang, jadi delapan orang (di perairan Karawang) ," ujarnya.

Sebelumnya, tim SAR gabungan telah menemukan bagian black box lain yakni Flight Data Recorder (FDR). Bahkan, pencarian CVR masih satu area dengan penemuan FDR masih terus dilakukan.

CVR merupakan bagian penting yang harus segera ditemukan. Dengan CVR, kondisi kokpit sebelum pesawat jatuh akan diketahui.


(JMS)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.