Kapan PPKM Berakhir? Begini Penjelasan Luhut

    Patrick Pinaria - 14 September 2021 17:09 WIB
    Kapan PPKM Berakhir? Begini Penjelasan Luhut
    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Antara/Youtube Kemenko Kemaritiman dan Investasi)



    Jakarta: Situasi pandemi covid-19 di Indonesia mulai membaik. Penurunan jumlah kasus harian positif dalam sepekan terakhir menjadi bukti sahihnya. 

    Meski demikian, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memastikan pemerintah tidak akan lengah dengan situasi ini. Ia bahkan menegaskan akan terus menerapkan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) setiap satu minggu agar situasi pandemi di Tanah Air terus terkendali.

     



    "Pemerintah hari ini sekali lagi mempertegas pertanyaan banyak orang, saya ulangi, kapan PPKM Level Jawa Bali ini akan terus diberlakukan. Pemerintah menegaskan akan terus memberlakukan PPKM Level ini di seluruh wilayah Jawa Bali dan nanti Pak Airlangga sampaikan yang di luar Jawa-Bali, dengan melakukan evaluasi tiap satu minggu," ujar Luhut saat mengumumkan perpanjangan PPKM level 2-4 lewat konferensi pers virtual, Senin, 13 September 2021.

    Situasi pandemi covid-19 di Tanah Air memang mulai terkendali sejak pemerintah menerapkan PPKM Darurat dan PPKM level 2-4 pada Juli. Menurut Luhut, penurunan tren kasus konfirmasi secara nasional bahkan mencapai 93,9 persen dan secara spesifik di Jawa-Bali turun hingga 96 persen dari titik puncaknya pada 15 Juli lalu.

    "Yang tidak kalah penting, jumlah kasus aktif juga sudah turun di bawah 100 ribu pada hari ini. Hari ini kita kasus baru ada 2.577, kasus kesembuhan 12 ribu lebih. Saya kira ini progres yang sangat menggembirakan, tapi ketidakhatian kita juga harus harus jadi sangat penting," katanya.

    Kendati situasinya terus membaik, mantan Menko Polhukam itu juga mengingatkan kecepatan vaksinasi dan implementasi PeduliLindungi serta protokol kesehatan masih tertinggal.

    "Ini penting kita mengamati. Saya ulangi, kecepatan vaksinasi dan implementasi PeduliLindungi serta prokes masih tertinggal," katanya.

    Menurut Luhut, penurunan level PPKM di berbagai kota menyebabkan banyak euphoria dari masyarakat yang tidak disertai dengan implementasi protokol kesehatan dan penggunaan PeduliLindungi.

    "Hal ini cukup berbahaya karena dapat mengundang gelombang berikutnya dari Covid-19. Ingat yang lalu kita kena Covid varian Alpha, sekarang kita hadapi varian Delta yang lebih dahsyat," pesannya.

    Pemerintah resmi memperpanjang PPKM level 2-4 Pulau Jawa dan Bali pada Senin, 13 September 2021. Masa perpanjangan PPKM berlaku pada 14 hingga 20 September 2021.

    (MBM)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id