comscore

Berkejaran dengan Waktu Menghindari Gelombang III Covid-19

Antara - 23 November 2021 22:26 WIB
Berkejaran dengan Waktu Menghindari Gelombang III Covid-19
Ilustrasi/Medcom.id
Jakarta: Indonesia berkejaran dengan waktu untuk menghindari gelombang ketiga covid-19. Meski begitu, pemerintah meyakini Indonesia belum terlambat untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus covid-19 untuk ketiga kalinya.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebutkan beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mencegah terjadinya gelombang ketiga covid-19 di Indonesia. Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi meyakini Indonesia masih memiliki waktu untuk mencegah terjadinya gelombang ketiga.
Kuncinya, kata dia dia, semua stakeholder harus benar-benar mengambil pelajaran dari terjadinya gelombang kedua pada Juli 2021. Saat itu, lonjakan kasus terjadi karena masuknya varian Delta.
 
Makanya, dia berharap semua pihak menjaga aktivitasnya. Mulai dari aktivitas sosial, keagamaan, hingga ekonomi. Termasuk, memastikan Indonesia tidak mengalami fenomena lost generation.

"Penting untuk menjaga kondisi yang sudah semakin membaik," kata Siti dalam Alinea Forum bertema Bersiaga Gelombang Ketiga, Selasa, 23 November 2021.

Langkah selanjutnya, masyarakat tidak lagi memilih-milih vaksin. Langkah ini sebagai upaya mempercepat terbentuknya herd immunity. Herd immunity baru terbentuk jika 70% masyarakat sudah divaksinasi dosis kedua.

Baca: Kesiapan Pemda dan Masyarakat Kunci Sukseskan PPKM Level 3 Akhir Tahun

Hingga 23 November 2021, jumlah masyarakat Indonesia yang sudah divaksinasi dosis pertama sekitar 135 juta orang. Dan masyarakat yang sudah divaksinasi dosis kedua sekitar 90 juta orang. Adapun yang sudah melakukan vaksinasi booster atau dosis ketiga sekitar 1,21 juta orang.

"Terinfeksi alamiah itu tidak menjadi faktor dalam perhitungan target vaksinasi untuk mengendalikan atau menurunkan laju penularan covid-19," kata dia.

Kendali melalui kombinasi

Epidemiolog dari Griffith University, Dicky Budiman, menyebutkan covid-19 dapat dikendalikan dengan penanganan yang mengombinasikan penggunaan obat, pemberian vaksin, pembatasan sosial, penerapan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan), serta disiplin 3T (testing, tracing, dan treatment).







Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id