Kasus Covid-19 di Tebet Melonjak, BIN Tracing Lewat Swab Antigen

    Achmad Zulfikar Fazli - 24 Juni 2021 14:19 WIB
    Kasus Covid-19 di Tebet Melonjak, BIN <i>Tracing</i> Lewat Swab Antigen
    BIN menggelar swab antigen dan polymerase chain reaction (PCR) gratis di Lapangan Tenis Bank Mandiri, Menteng Dalam Tebet, Jakarta Selatan. Dok. Istimewa



    Jakarta: Badan Intelijen Negara (BIN) menggelar swab antigen dan polymerase chain reaction (PCR) gratis di Lapangan Tenis Bank Mandiri, Menteng Dalam Tebet, Jakarta Selatan. Tes cepat ini dilakukan akibat adanya lonjakan kasus covid-19 di wilayah Tebet.

    "Swab tes ini atas perintah dari pimpinan kami, yaitu Bapak Kepala BIN (Budi Gunawan), yang mana kita laksanakan dalam rangka mendukung program pemerintah, yaitu memutus mata rantai covid-19, khususnya di wilayah Kecamatan Tebet," ujar Koordinator Lapangan Mobile Laboraturium Covid-19 BIN, Budi Santoso, dalam keterangan tertulis, Kamis, 24 Juni 2021.

     



    Budi mengatakan tim medical intelijen BIN membawa 36 tenaga medis untuk mengakomodasi kegiatan ini. Sebanyak dua mobil laboraturium PCR juga disiapkan bila ada masyarakat yang positif atau reaktif hasil dari swab antigen.

    "Untuk saat ini yang kita turunkan adalah 36 tim medis. Dari tim medis ini ada berbagai formasi, di antaranya ada dokter, perawat, analis, dan formasi pendukung lainnya,” ucap dia.

    Menurut dia, mobil laboraturium PCR sudah tersertifikasi BSL-2 atau setara internasional. Sehingga, sangat kredibel dalam melaksanakan ekstraksi maupun running PCR.

    Dia mengatakan 250 warga ditargetkan menjalani swab antigen menggunakan ambang batas CT 42. Apabila hasilnya berada di angka 41,9, orang tersebut dinyatakan positif. Mereka akan dilanjutkan dengan tes PCR jika hasil swab antigen positif. Hasil PCR keluar dalam waktu 8 sampai 10 jam.

    Dia mengimbau semua warga tetap mematuhi protokol kesehatan dan melaksanakan 5M. Yaitu, memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.

    "Saya imbau bapak camat untuk semua warganya kita tetap melaksanakan 5M kalau dulu mungkin 3, karena ini virusnya kemungkinan virus mutasi baru, penularannya sangat cepat. Jadi diharapkan protokol 5M ini tetap diterapkan," ujar dia.

    Baca: Plus Minus Laporan Harian Covid-19 Lewat PCR dan Antigen Dipisah

    Sementara itu, Camat Tebet, Dyan Airlangga menyambut baik pelaksanaan swab antigen dan PCR yang digelar BIN. Terlebih, terjadi kenaikan kasus yang cukup signifikan di wilayahnya.

    "Alasannya kami mengadakan kegiatan ini adalah bahwa dalam satu minggu terakhir data menunjukkan di lokasi ini angka mingguan cukup tinggi. Oleh karenanya sesuai dengan strategi yang ditetapkan testing, tracing, dan treatment untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19," ujar Dyan.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id