Survei: Generasi Milenial Khawatir dengan Kerusakan Lingkungan

    Anggi Tondi Martaon - 27 Oktober 2021 13:44 WIB
    Survei: Generasi Milenial Khawatir dengan Kerusakan Lingkungan
    Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi. Medcom.id/Annisa Ayu



    Jakarta: Generasi milenial Indonesia mengkhawatirkan kerusakan lingkungan. Isu tersebut menempati posisi kedua terkait kekhawatiran berbagai isu krusial di Indonesia.

    "Korupsi memang menempati posisi paling tinggi. Tapi isu kerusakan lingkungan tetap mendapatkan perhatian kalangan anak muda yang lebih besar," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi melalui rilis survei secara virtual, Rabu, 27 Oktober 2021.

     



    Sebesar 52 persen responden merasa sangat khawatir terhadap kerusakan lingkungan dan 30 persen merasa khawatir. Sementara itu, 64 persen merasa sangat khawatir dengan korupsi dan 21 persen merasakan khawatir.

    Burhanuddin menyebut kekhawatiran terhadap isu kerusakan lingkungan mengalahkan pertumbuhan ekonomi. Sebesar 81 persen responden menilai Indonesia harus menjaga lingkungan meskipun menghambat pertumbuhan ekonomi.

    Sedangkan 16 persen lebih memprioritaskan pertumbuhan ekonomi meskipun mengorbankan lingkungan. "Ini mengagetkan buat saya, anak muda kita menganggap bahkan pada taraf tertentu lebih penting (menyelamatkan lingkungan) ketimbang isu pertumbuhan ekonomi," tutur dia.

    Burhanuddin mengatakan hasil ini mesti menjadi pertimbangan politikus. Sehingga, kepedulian mereka terhadap isu lingkungan bisa mengambil hati pemilih generasi milenial.

    Apalagi, jumlah masyarakat berusia 17-30 tahun cukup besar untuk pemilu selanjutnya. Muhtadi dan Warburton mencatat jumlahnya mencapai 41,4 persen.

    "Ini isu yang harus ditangkap oleh policy makers kita dan politikus kita karena ada perubahan demografi yang luar biasa dan itu punya efek terhadap sikap mereka terhadap isu penting di mata anak muda," ujar dia.

    Indikator Politik Indonesia menggelar survei pada 9-16 September 2021. Sebanyak 4.020 orang menjadi responden dengan penarikan sampel menggunakan metode stratified multistage random sampling.

    Jumlah sampel tersebut terdiri dari 3.216 responden usia 17-26 tahun dan 804 responden berumur 27-35 tahun. Margin of error survei sekitar 1,8 persen dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.

    Baca: Pencemaran Limbah Minyak Hitam di Bintan Terjadi Hampir Tiap Pekan
     

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id