comscore

Peristiwa 98 Diharap Masuk Kurikulum Sejarah

Medcom - 18 November 2021 17:30 WIB
Peristiwa 98 Diharap Masuk Kurikulum Sejarah
Barikade 98.jpg
Jakarta: Barikade 98 berharap peristiwa pergerakan mahasiswa 97/98 masuk dalam kurikulum sejarah. Peristiwa berdarah itu disebut menjadi titik nol reformasi Indonesia.
 
Hal itu menjadi salah satu rekomendasi hasil Rakernas Barikade 98 yang disampaikan Ketua Steering Committee Rakernas I Dan Pengukuhan DPW Barikade 98 Se-Indonesia Julianto Hendro Cahyono.
 
Barikade 98 juga merekomendasikan pemberian gelar pahlawan nasional kepada empat pejuang reformasi Trisakti dan korban Semanggi 1 dan 2 sebagai tanggung jawab sejarah atas perjuangan reformasi 98.
 
"Sebagaimana dinyatakan Presiden RI Joko Widodo dalam RNA 18 Juli 2018 di Kemayoran bahwa pemberian gelar pahlawan nasional bagi pejuang mahasiswa adalah suatu kewajiban sejarah bangsa Indonesia," kata Hendro, Kamis, 18 November 2021.
 
Barikade 98, kata Hendro, bakal terus mengawal kepemimpinan Presiden RI Joko Widodo sampai selesai masa jabatannya.
 
"Barikade 98 memastikan menjadi pilar utama melawan orba (Orde Baru), radikalisme, terorisme, dan intoleransi," ujarnya
 
Hendro mengatakan, Barikade 98 juga mengeluarkan rekomendasi mendukung pemerintah menyita aset cendana dan konglomerat hitam yang terlibat dalam kasus BLBI untuk dikembalikan kepada rakyat. “Kami mendukung sepenuhnya transformasi dan efisiensi di Kementerian BUMN," ujarnya.
 
Menghadapi bonus demografi manusia, kata Hendro, Indonesia harus segera membuka akses perbankan Himbara dengan keringanan bunga kredit bank tanpa agunan bagi usia 20 sampai 50 tahun.
 
"Ini untuk membuka usaha mikro kecil dan menengah sebagai wirausaha tangguh yang akan menguatkan perekonomian Indonesia," ungkap Hendro yang juga Wakil Ketua Umum (Waketum) Barikade 98.
 
Barikade 98 juga mendukung keberpihakan terhadap pelestarian lingkungan sesuai yang disampaikan Presiden Jokowi pada forum G-20.
 
Selain itu, Barikade 98 juga merekomendasikan menjaga dan melestarikan budaya nasional yang berkepribadian dari segala bentuk budaya asing yang merusak nilai-nilai budaya lokal, dan perkuat karakter bangsa serta menjaga budaya bangsa dari kontaminasi budaya asing.
 
"Barikade 98 mendorong percepatan optimalisasi kawasan ekonomi khusus di Arun Lhokseumawe Aceh, dan pembentukan kawasan ekonomi khusus di Fakfak Papua Barat," kata Hendro.

(FZN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id