Berita Populer Nasional

    Perpanjangan PPKM Mikro Hingga Tanggap Bencana NTT

    Surya Perkasa - 06 April 2021 07:48 WIB
    Perpanjangan PPKM Mikro Hingga Tanggap Bencana NTT
    Sejumlah warga Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur sedang mencari korban banjir bandang yang masih belum ditemukan, Minggu (4/4/2021). ANTARA/HO-Kominfo Kabupaten Lembata



    Jakarta: Sejumlah isu berita nasional Medcom.id banyak menarik perhatian pembaca pada Senin, 5 April 2021. Di antaranya perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro dan penanganan banjir bandang di Nusa Tenggara Timur (NTT).

    Pemerintah memperpanjang PPKM mikro. Pemerintah juga menambah provinsi yang masuk daerah prioritas pelaksanaan PPKM mikro.
     
    "Pemerintah menambahkan lima daerah lagi, Kalimatan Utara, Aceh, Sumatra Selatan, Riau, dan Papua," ujar Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KCPPEN) Airlangga Hartarto dalam konferensi pers secara virtual, Senin, 5 April 2021.
     
    Ia menyebut penambahan daerah itu berdasarkan data perkembangan covid-19 dalam beberapa minggu terakhir. Meliputi data kesembuhan, kasus aktif, meninggal, dan total akumulasi kasus.






    Baca: PPKM Mikro Berlanjut, Pemerintah Tambah 5 Provinsi Daerah Prioritas

    Mata publik jua tertuju ke bencana di NTT yang terjadi pada Minggu, 4 April 2021. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan pemerintah daerah (pemda) menetapkan status tanggap darurat bencana alam. Sementara ini, status tanggap darurat ditetapkan selama 14 hari.

    "Tahap awal dua minggu," kata Kepala BNPB Doni Monardo melalui konferensi televideo, Senin, 5 April 2021.

    Menurut Doni, status tersebut tidak mesti berpatokan dalam jangka waktu. Tanggap darurat bisa diperpanjang bila kondisi daerah terdampak bencana belum pulih.

    "Kemudian menjelang berakhirnya tanggap darurat bisa saja ditambah atau diperpanjang lagi dengan transisi darurat," ujar Doni.

    Baca: Status Tanggap Darurat Bencana di NTT Berlaku Dua Pekan

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan rasa duka mendalam atas bencana banjir bandang dan tanah longsor di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan NTT. Bencana itu dipicu cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari belakangan. 
     
    "Saya juga memahami kesedihan yang dialami saudara-saudara kita akibat dampak yang ditimbulkan dari bencana ini," ujar Jokowi dalam keterangan pers secara virtual, Senin, 5 April 2021. 
     
    Jokowi telah memerintahkan jajarannya mengambil langkah cepat mengatasi bencana ini. Instruksi tersebut telah disampaikan kepada Kepala BNPB Doni Munardo dan Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Muda Henri Alfiandi.

    Baca: Jokowi Sampaikan Duka Mendalam Atas Bencana di NTT dan NTB

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id