Baru 2,5 Juta Lansia Terima Vaksin Covid-19

    Nur Azizah - 30 April 2021 16:32 WIB
    Baru 2,5 Juta Lansia Terima Vaksin Covid-19
    Juru bicara vaksinasi covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez



    Jakarta: Juru bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tirmizi mengungkapkan baru 2,5 juta orang kelompok lanjut usia (lansia) menerima vaksin covid-19. Jumlah ini sekitar 12 persen dari target penerima 21,5 juta lansia.

    "Memang untuk lansia ini selalu kami ingatkan untuk kita semua membantu, mengajak para lansia untuk segera mendapatkan vaksinasi," kata Nadia secara virtual, Jakarta, Jumat, 30 April 2021.






    Sementara itu, vaksinasi dosis pertama untuk tenaga kesehatan sudah mencapai 100 persen atau 1,4 juta orang. Sedangkan, dosis kedua mencapai 1,32 juta orang.

    "Untuk pelayanan publik ini sudah 8,2 juta yang mendapatkan vaksinasi dosis pertama dan artinya ini kurang lebih 48 persen lagi," ucap Nadia.

    Vaksin untuk dosis pertama dan kedua sudah mencapai angka 19,8 juta hingga Kamis, 29 April 2021. Total penerima mencapai 12 juta orang.

    Sebelumnya, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menginstruksikan pemerintah daerah memprioritaskan vaksinasi untuk lansia. Sebab, mereka kelompok paling rentan terpapar covid-19.

    Lansia memiliki intensitas pertemuan dengan kerabat lebih tinggi di bulan Ramadan. Pemda diminta segera memberikan vaksin kepada lansia di lingkungan masing-masing untuk mengantisipasi paparan virus.

    Wiku mengatakan vaksinasi untuk lansia bisa dilakukan di pos pelayanan dan sentra vaksinasi di mana saja. Lansia tidak perlu mendatangi sentra vaksinasi sesuai alamat Kartu Tanda Penduduk (KTP).

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
     
    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
     
    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20.05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id