Arsjad Rasjid Dorong Perusahaan Ikut Vaksinasi Gotong Royong

    Achmad Zulfikar Fazli - 17 Mei 2021 00:07 WIB
    Arsjad Rasjid Dorong Perusahaan Ikut Vaksinasi Gotong Royong
    Ilustrasi. Medcom.id



    Jakarta: Calon Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Arsjad Rasjid mendukung program Vaksinasi Gotong Royong yang diselenggarakan perusahaan. Program ini upaya swasta meringankan beban pemerintah.

    "Tanpa peran aktif swasta, perekonomian akan rentan atau rapuh," kata Arsjad dalam keterangan tertulis, Minggu, 16 Mei 2021.

     



    Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pengembangan Pengusaha Nasional itu menjelaskan Vaksinasi Gotong Royong menyasar karyawan swasta beserta anggota keluarganya. Biaya pengadaan vaksin sepenuhnya ditanggung perusahaan.

    Arsjad mengatakan perluasan cakupan penerima vaksin akan mempercepat pemulihan ekonomi. Sinergisitas antara pemerintah dan swasta akan membuat kondisi perkonomian nasional membaik di tengah pandemi covid-19.

    "Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada sahabat saya, Bapak Rosan Roeslani, dan seluruh pengurus Kadin Indonesia yang telah memulai proses pengadaan vaksinasi. Saya mengapresiasi dan saya akan teruskan inisiatif yang sangat baik ini," kata Arsjad.

    Baca: Vaksinasi Gotong Royong Dimulai Setelah Lebaran

    Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan program Vaksinasi Gotong Royong dimulai setelah Lebaran 2021. Pemerintah tengah menyiapkan teknis pelaksanaan vaksinasi.

    "Vaksinasi Gotong Royong akan dilakukan setelah idulfitri," kata Wiku di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Jakarta Timur, Selasa, 11 Mei 2021.

    Wiku menyampaikan program ini akan menggunakan Vaksin Sinopharm dan CanSino. Sudah ada 982 juta dosis Vaksin Sinopharm dalam bentuk jadi.

    Pemerintah mematok harga Vaksin Gorong Royong Rp500 ribu per sekali penyuntikan. Terdiri atas harga vaksin Rp375 ribu dan Rp125 ribu untuk biaya suntik.

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id