Wapres Paparkan Upaya Penanganan Pandemi Pada Penutupan Konferensi Internasional

    Gervin Nathaniel Purba - 26 Februari 2021 18:57 WIB
    Wapres Paparkan Upaya Penanganan Pandemi Pada Penutupan Konferensi Internasional
    Wapres Ma;ruf Amin. (Foto: Dok.)



    Jakarta: Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin menegaskan pemerintah telah berupaya maksimal dalam menghadapi pandemi covid-19 saat ini. Hal itu disampaikannya pada pidato penutupan pada hari terakhir International Conference Tackling The COVID-19 Pandemic: Health, Economics, Diplomacy, And Social Perspectives, di Hotel Pullman Bandung, kemarin.

    Ma'ruf menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan 182 juta masyarakat Indonesia akan tervaksinasi. Hingga saat ini, kasus positif (positivity rate) di Indonesia terus mengalami peningkatan namun tingkat kematian mengalami penurunan dibandingkan dengan masa awal pandemi.






    Ma'ruf menjelaskan bahwa pemerintah sejak awal pandemi terus berupaya menangani dan mengatasinya dengan mengeluarkan Keppres Nomor 7 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, yang kemudian dilebur ke dalam Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

    "Berkaitan dengan dampak langsung kepada masyarakat, Wapres mengungkapkan bahwa pemerintah memberikan bantuan dan menganggarkan dana yang besar bagi penanganan Covid-19, perlindungan sosial, dan UMKM," kata Ma'ruf, dikutip keterangan tertulis, Jumat, 26 Februari 2021.

    Dalam upaya penanganan pandemi, Ma'ruf menyebutkan bahwa pemerintah telah mengedukasi masyarakat terkait penerapan 3 M (Memakai masker, Mencuci tangan pakai
    sabun, dan Menjaga jarak). 

    Pemerintah pun menggencarkan 3T (Testing, Tracing dan Treatment), terutama Testing agar sesuai standar WHO. Selain itu, pemerintah telah menerapkan PPKM setelah terjadinya lonjakan tinggi kasus Covid 19 beberapa pekan lalu. Kemudian, PPKM ini berlanjut dengan skala mikro.

    Sementara itu, Presiden Kamar Dagang Industri, dan Pertanian Islam (ICCIA), Abullah Saleh Kamel menyampaikan empat hal penting dalam penangan pandemi. Pertama, sektor swasta berperan penting dalam penanganan pandemi. Pemerintah tidak mungkin dapat mengatasi masalah ini sendirian tanpa peran sektor swasta di dalamnya. 

    Kedua, dia juga mengajak semua pihak untuk dapat menggunakan sumber daya secara efektif. Ketiga, ekonomi digital perlu di
    tingkatkan. Di sinilah sektor swasta dapat berperan aktif. Keempat, ia menyebut kerjasama vaksin antarnegara Timur Tengah, Islam, dan Bank Islam akan memegang peran penting.

    International Conference Tackling The COVID-19 Pandemic: Health, Economics, Diplomacy, and Social Perspectives digagas Ikatan Alumni (IKA) Unpad, bekerja sama dengan Unpad, KADIN, dan ICCIA. Konferensi ini diharapkan mampu memberikan solusi dalam menangani dan mengatasi pandemi covid-19 di Indonesia dan bahkan di dunia.

    (ROS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id