Satgas Covid-19 Jamin Pembuatan Vaksin Melewati Prosedur yang Benar

    Nur Azizah - 15 Oktober 2020 18:55 WIB
    Satgas Covid-19 Jamin Pembuatan Vaksin Melewati Prosedur yang Benar
    Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto
    Jakarta: Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menjamin pembuatan vaksin covid-19 (korona) sesuai standar yang ditetapkan. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus mengevaluasi protokol pembuatan vaksin.

    "Pinsipnya pengawalan pengadaan vaksin ini dilakukan BPOM. Dan kita memastikan Badan POM melakukan evaluasi ini terhadap protokol uji klinis yang dilakukan dan selalu melakukan inspeksi dalam pelaksanaan uji klinis tersebut," kata Wiku dalam konferensi pers perkembangan kasus covid-19, di Jakarta Timur, Kamis, 15 Oktober 2020.

    BPOM mengikuti standar Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB). BPOM juga selalu memperhatikan proses pembuatan hingga hasil akhir vaksin covid-19.

    "Harapannya nanti bisa diterbiktan izin edar obat baik melalui BPOM dan sesuai dengan hasil yang didapat. Sejauh ini belum ada laporan efek samping yang diterima relawan dalam uji klinis vaksin tersebut," ujar dia.

    Selain itu, peta jalan vaksinasi masih dirumuskan. Peta jalan disusun berdasarkan skala prioritas.

    (Baca: BPOM Tak Lepas Tangan Awasi Vaksin Covid-19)

    "Diharapkan peta jalan ini akan segera selesai dan menjadi langkah konkret dan bisa disampaikan kepada pemerintah dalam rangka menjalankan program vaksinasi," ujar Wiku.

    Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memerintahkan roadmap vaksinasi covid-19 rampung pekan ini. Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) diminta menjelaskan roadmap itu.

    "Untuk roadmap pemberian vaksin minggu ini saya minta secara khusus dipaparkan sehingga jelas apa yang kita butuhkan," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin, 12 Oktober 2020.

    Jokowi mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 99 tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19 untuk mempercepat proses vaksinasi. Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto diberikan wewenang menetapkan jumlah dan jenis vaksin yang diperlukan.

    (REN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id