Pemerintah Kebut Program Vaksinasi Lansia

    Theofilus Ifan Sucipto - 10 April 2021 13:34 WIB
    Pemerintah Kebut Program Vaksinasi Lansia
    Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. Istimewa



    Jakarta: Pemerintah terus mempercepat penyuntikan vaksinasi covid-19 bagi kelompok lanjut usia (lansia). Pemerintah menyediakan lokasi vaksinasi yang mudah dijangkau sebagai salah satu strategi percepatan vaksinasi lansia.
     
    “Agar dapat memperoleh vaksin dosis kedua di fasilitas kesehatan terdekat walaupun lokasi vaksinasi pertamanya berbeda,” kata juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu, 10 April 2021.
     
    Wiku menyebut pemerintah tengah menggarap solusi lainnya untuk diberlakukan secara paralel. Yang jelas, program vaksinasi bagi lansia bakal terus berjalan sesuai lini waktu yang telah ditetapkan.
     
    “Pemerintah berusaha untuk menyelesaikan kendala ini satu per satu,” ujar dia.
     
    Wiku mengatakan keberhasilan program vaksinasi juga tergantung dari masyarakat. Masyarakat perlu menyadari pentingnya vaksin dan mau datang ke fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) untuk disuntik.
     
    “Pemerintah berharap masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam program vaksinasi ini,” tutur Wiku.
     
    Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan kendala vaksinasi covid-19 bagi kelompok lansia. Salah satunya, yakni kesulitan menjangkau lokasi vaksinasi.
     
    “Kendala masih rendahnya cakupan vaksinasi bagi lansia adalah (kurangnya) kemudahan akses ke lokasi vaksinasi,” kata pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Maxi Rein Rondonuwu dalam keterangan tertulis, Sabtu, 3 April 2021.
     
    Maxi menyebut pemerintah menargetkan 21,6 juta lansia divaksinasi. Namun, lansia yang disuntik vaksin baru sekitar 1,5 juta orang per 30 Maret 2021.

    Vaksin untuk Indonesia 

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. 

    Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.






    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, SLANK bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id