Kesehatan Warga Karantina di Natuna Mulai Terganggu

    Kautsar Widya Prabowo - 06 Februari 2020 19:38 WIB
    Kesehatan Warga Karantina di Natuna Mulai Terganggu
    Ilustrasi. Foto: Dokumentas Kementerian Luar Negeri
    Jakarta: Kesehatan warga yang menjalani karantina di Natuna, Kepulauan Riau, mulai terganggu. Kendati, gangguan kesehatan tidak mengarah ke gejala virus korona.

    "Gejala atau keluhan yang disampaikan tidak ada hubungannya dengan novel corona virus," kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Anung Sugihantono melalui sambungan skype dari Natuna, Kamis, 6 Februari 2020.
     
    Anung mengatakan sejumlah warga menyambangi fasilitas kesehatan di lokasi observasi. Keluhan kesehatan yang disampaikan beragam, mulai dari gatal-gatal, begah, hingga sakit kepala.

    "Semuanya di dalam batas yang wajar karena mereka juga memanfaatkan (fasilitas kesehatan) itu sebagai sarana untuk mengetahui kesehatannya lebih lanjut," jelasnya.

    Kesehatan Warga Karantina di Natuna Mulai Terganggu
    Suasana aktivitas warga di lokasi karantina di Natuna. Foto: Antara/ M Risyal Hidayat

    Sebanyak 238 warga yang dipulangkan dari Hubei, Tiongkok Tiongkok masih menjalani karantina di Natuna. Satu di antaranya merupakan warga negara Tiongkok. Karantina dalam rangka observasi itu berlangsung 14 hari sejak Minggu, 2 Februari 2020.

    Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah virus korona menjadi darurat kesehatan global. Jumlah kematian melonjak menjadi 564 orang dan menginfeksi 28.028 orang per Kamis, 6 Februari 2020.
     
    Wabah korona jenis baru pertama kali muncul di Wuhan, Tiongkok. Infeksi virus korona menyebar ke sedikitnya 25 negara. Virus ini mirip dengan sindrom pernapasan akut berat (SARS) yang menewaskan ratusan orang di berbagai negara pada 2002-2003.





    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id