comscore

Konten Asusila Bergerak Liar di Media Sosial, Kominfo Butuh Tenaga Ekstra

MetroTV - 09 Desember 2021 17:28 WIB
Konten Asusila Bergerak Liar di Media Sosial, Kominfo Butuh Tenaga Ekstra
Tangkapan layar Metro TV
Jakarta: Aksi eksibisionisme yang dilakukan Siskaee menunjukkan bahwa konten asusila amat masif beredar di sosial media. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sadar akan hal itu dan terus bersiaga melakukan patroli siber.

"Kami konsisten menelusuri melalui patroli siber terkait konten pornoaksi dan pornografi di media sosial," ujar Juru Bicara Kemenkominfo Dedi Permadi dalam tayangan Newsline di Metro TV, Kamis, 9 Desember 2021.

 



Dedi menyebut Kemenkominfo menyiapkan tim yang selalu bekerja selama 24 jam dalam tujuh hari tanpa henti. Namun, peredaran konten tersebut memang sangat cepat, sehingga tim memerlukan tenaga ekstra untuk mengidentifikasi setiap konten.

Dedi mengatakan pihaknya sudah berhasil memblokir 1,672 juta konten pornografi dan pornoaksi yang beredar. Konten konten tersebut teridentifikasi sejak 2018 hingga sekarang.

"Konten yang sudah diputus aksesnya atau diblokir hingga saat ini berjumlah 1,672 juta. Keseluruhan konten itu sejak 2018 sampai dengan hari ini,” kata Dedi.

Baca: Apakah Siskaeee Seorang Ekshibisionisme?

Penyebaran konten pornografi memang paling banyak terjadi di media sosial. Kemudian, penyebaran terbanyak selanjutnya dilakukan dengan file sharing.

"Secara dominan penyebaran konten pornografi paling banyak di media sosial, tetapi nomor dua itu di file sharing. Jadi website yang menyediakan tautan untuk men-download juga dimanfaatkan oleh banyak pihak,” jelas Dedi. (Widya Finola Ifani Putri)

(UWA)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id