Usai Lebaran, Penerima Vaksin Ditargetkan Naik Jadi 500 Ribu Per Hari

    Fachri Audhia Hafiez - 16 Mei 2021 11:11 WIB
    Usai Lebaran, Penerima Vaksin Ditargetkan Naik Jadi 500 Ribu Per Hari
    Ilustrasi vaksinasi. Medcom.id/Christian



    Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menargetkan penyuntikan vaksin covid-19 lebih dari 500 ribu dosis per hari setelah lebaran. Jumlah penerima vaksin sempat menurun saat Ramadan.

    "Target kita tingkatkan sampai dengan 500-600 ribu per hari," kata juru bicara vaksinasi covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi kepada Medcom.id, Minggu, 16 Mei 2021.

     



    Menurut Nadia, jumlah penerima vaksin saat ini berkisar 250-300 ribu orang per hari. Naiknya target penerima vaksin setelah lebaran juga didukung ketersediaan vaksin sebanyak 26 juta dosis.

    "Artinya di Mei yang tinggal 15 hari lagi kita harus mengupayakan akselerasi penyuntikan dosis per hari," ucap Nadia.

    Baca: WHO: Tunda Vaksinasi Anak dan Donasikan Vaksin ke Negara Miskin

    Data per Sabtu, 15 Mei 2021, jumlah penerima vaksin dosis pertama sebanyak 13.721.627 atau bertambah 22.234. Sedangkan penerima dosis kedua menjadi 8.954.300 atau bertambah 32.869.

    Program vaksinasi nasional dihentikan sementara saat Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah. Kebijakan ini diambil untuk menghormati hari besar umat Islam. Apalagi, mayoritas vaksinator beragama muslim.
     

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id