Pemerintah Genjot Vaksinasi untuk Lansia dan Remaja

    Ferdian Ananda - 15 September 2021 19:01 WIB
    Pemerintah Genjot Vaksinasi untuk Lansia dan Remaja
    ilustrasi/medcom.id



    Jakarta: Cakupan vaksinasi covid-19 untuk kelompok lansia dan remaja masih rendah. Pemerintah akan terus menggenjot vaksinasi dua kelompok tersebut.

    Realisasi vaksinasi untuk kelompok lansia baru 26,43 persen untuk dosis 1 dan 18,73 persen untuk dosis 2. Sementara itu, realisasi vaksinasi kelompok remaja mencapai 11,83 persen untuk dosis 1 dan 8,12 persen untuk dosis 2.

     



    Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Usman Kansong mengatakan vaksinasi lansia sangat penting. Sebab, kelompok tersebut memiliki tingkat kematian akibat covid-19 cukup tertinggi.

    "Adapun vaksinasi untuk kelompok masyarakat usía 12-17 tahun juga perlu dipercepat untuk mendukung kelancaran pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas secara aman," kata Usman dilansir dari Media Indonesia, Jakarta, Rabu, 15 September 2021.

    Meski sudah divaksinasi, masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan. Masyarakat harus memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan.

    "Ayo tetap disiplin memakai masker. Bagi yang belum vaksin segera divaksin, jika sudah, ajak orang tua, keluarga, saudara, orang di lingkungan sekitar untuk divaksin," tegas Usman.

    Ia menegaskan ketersedian vaksin covid-19 aman dan dapat mendukung percepatan vaksinasi dengan target 2 juta orang per hari. Pemerintah terus berupaya mendatangkan vaksin dan segera menyalurkannya ke seluruh lokasi vaksinasi di Indonesia.

    Baca: DKI Belum Terapkan Sanksi bagi Masyarakat yang Ogah Divaksinasi

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.


     

    (NUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id