Progres Vaksinasi Lengkap Ditargetkan Capai 60% di Akhir 2021

    Insi Nantika Jelita - 24 November 2021 18:18 WIB
    Progres Vaksinasi Lengkap Ditargetkan Capai 60% di Akhir 2021
    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Foto: Istimewa



    Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan pemerintah terus menggencarkan vaksinasi covid-19. Progres vaksinasi dosis kedua atau lengkap ditargetkan mencapai 60 persen pada akhir 2021.

    "Kami targetkan vaksinasi dosis satu dapat mencapai 80 persen," ujar Luhut Binsar Pandjaitan dalam webinar Economic Outlook 2021, Rabu, 24 November 2021.

     



    Menurut dia, pemerintah fokus mencegah gelombang ketiga covid-19 pada musim liburan akhir tahun. Untuk menekan penularan covid-19, vaksinasi dikombinasikan dengan penggunaan aplikasi tracing PeduliLindungi yang lebih luas dan penguatan 3T.

    "Saya yakin pandemi covid-19 tetap akan terkendali pada tahun depan sehingga ekspansi ekonomi akan terus menguat," harap Luhut Pandjaitan. 

    Baca: Luhut Ajak Unpad Siapkan Ahli Teknologi Mineral di Indonesia

    Pemerintah dipastikan mengambil pendekatan hati-hati terutama menghadapi periode liburan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru). Belajar dari pengalaman tahun lalu, ungkap Luhut, lonjakan mobilitas pada periode Nataru berdampak pada kenaikan kasus. 

    "Semua harus disiplin (protokol kesehatan). Presiden (Joko Widodo)  hampir sampai ke final putuskan soal pemberlakuan PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) level 3 hingga tanggalnya itu akan diputuskan beberapa hari ini ke depan," jelas Menko Marves.

    Saat ini, total 91.214.986 dari 208,2 juta (43,75 persen) sasaran telah menerima vaksin dosis lengkap. Sementara itu, penerima vaksin covid-19 dosisi pertama mencapai 136.080.848 (65,3 persen).

    Vaksin untuk Indonesia


    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id