Situasi Kondusif, 1.300 KK Pengungsi di Banggai Telah Kembali ke Rumah

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 13 April 2019 08:05 WIB
    Situasi Kondusif, 1.300 KK Pengungsi di Banggai Telah Kembali ke Rumah
    BPBD membantu para pengungsi kembali ke rumah masing-masing. (Foto: Dokumentasi BPBD).
    Jakarta: Berdasarkan pantauan Pusat Pengendali Operasi BNPB, situasi masyarakat di beberapa wilayah sudah kondusif pasca gempa 6,8 SR yang terjadi pada Jumat 12 April 2019, pukul 18.40 WIB. Masyarakat yang mengungsi sebagian sudah pulang ke rumahnya.

    Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, pengungsian sempat teridentifikasi di Kabupaten Kepulauan Banggai, Sulawesi Tengah hingga malam tadi. Namun berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Banggai pada Sabtu 13 April pukul 06.00 WIB bahwa 1.300 Kepala Keluarga (KK) sudah kembali ke rumah masing-masing.

    "Kondisi masyarakat di Kota Palu, Luwu, Banggai, Kepulauan Banggai sudah kondusif," kata Sutopo dalam keterangnya di Jakarta, Sabtu 13 2019.

    Dirinya menambahkan, pengungsi sebelumnya tersebar di empat titik, yaitu halaman kantor bupati, masjid An-Nur komplek perkantoran, Gedung DPRD dan kantor polres. Selanjutnya para pengungsi telah pulang ke rumahnya secara mandiri dan sebagian di antar oleh BPBD.

    Sutopo menyebut beberapa warga di Kabupaten Banggai masih ada di pegunungan karena rasa takut, hal yang sama warga yang ada di Kabupaten Kepulauan Banggai. Namun sebagian besar warga yang awalnya mengungsi telah kembali ke rumah masing-masing.

    "Meskipun BMKG sudah menyatakan peringatan dini tsunami diakhiri sejak semalam. Namun tidak seketika warga mau  kembali ke rumahnya," jelas dia.

    Sutopo menuturkan warga tetap memilih mengungsi di bukit-bukit atau di daerah yang tinggi. Apalagi setelah peringatan dini tsunami diakhiri, Pemda dapat mengarahkan warganya dapat kembali ke rumahnya masing-masing. 

    "Kondisi aman dari tsunami. Namun demikian, di lapangan tidak mudah untuk meyakinkan masyarakat, apalagi jeda waktu antara peringatan dini evakusi dan diakhiri dalam waktu pendek sehingga masyarakat tetap di pengungsian," ungkap Sutopo.


    Sementara itu, gempa dengan kedalaman 17 km telah mengguncang kuat di Kabupaten Taliabu sehingga membuat masyarakat panik dan mengungsi ke tempat aman. 

    Beberapa upaya yang telah dilakukan sesaat setelah terjadinya gempa, antara lain    BPBD Kabupaten Banggai telah meminta masyarakat di Kecamatan Toili untuk mengungsi. BPBD Kabupaten Morowali saat ini sedang melakukan pengecekan dampak gempa untuk wilayah yang dekat pantai.

    Sementara itu BPBD Kabupaten Kepulauan Banggai telah mengarahkan masyarakat untuk tenang dan kembali ke rumah karena BMKG telah menyatakan bahwa tsunami telah berakhir. BPBD setempat telah mendirikan tenda pengungsi di halaman kantor bupati.

    BPBD Kota Palu berkeliling menggunangan mobil rescue mengabarkan kepada masyarakat bahwa tsunami telah berakhir. BPBD Kabupaten Kepulauan Banggai mendirikan tenda pengungsi sementara untuk menampung warga yang masih takut pulang ke rumahnya. BPBD Kabupaten Taliabu melakukan pendataan warga yang mengungsi dan memberikan pengarahan agar tetap tenang dan waspada.



    (EKO)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id