Eks Jubir Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto Dicopot Sebagai Dirjen Kemenkes

    Siti Yona Hukmana - 23 Oktober 2020 18:40 WIB
    Eks Jubir Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto Dicopot Sebagai Dirjen Kemenkes
    Juru bicara pemerintah untuk penanganan covid-19 Achmad Yurianto menyampaikan keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta, Kamis, 26 Maret 2020. Foto: Antara/Dhemas Reviyanto
    Jakarta: Eks juru bicara (jubir) pemerintah untuk penanganan covid-19 Achmad Yurianto dicopot sebagai direktur jenderal pencegahan dan pengendalian penyakit (dirjen P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Dia dimutasi menjadi staf ahli menteri kesehatan (menkes) bidang teknologi kesehatan dan globalisasi. 

    Pelantikan Yuri sebagai staf ahli dipimpin Menkes Terawan Agus Putranto di Ruang J Leimena, Kemenkes, Jakarta. Pengukuhan ini berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 155/TPA Tahun 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kemenkes.

    "Pelantikan ini hendaklah dimaknai sebagai kepentingan organisasi, bukan sekadar penempatan figur pejabat pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu. Pembenahan dan pemantapan organisasi dilakukan dalam rangka meningkatkan kinerja dan penyelenggaraan tugas serta pelayanan yang maksimal," kata Terawan dalam kata sambutannya, Jumat, 23 Oktober 2020.

    Terawan berharap Yuri dapat melaksanakan amanah yang dipercayakan dengan sebaik-baiknya, penuh tanggung jawab, serta komitmen kuat. Terawan meminta semua kinerja baik Yurianto diteruskan dalam rangka peningkatan kinerja organisasi Kemenkes. Di masa pandemi ini, Yuri diharap memberikan kemudahan layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya layanan digital. 

    Baca: Rekomendasi Satgas Covid PB IDI Terhadap Program Vaksinasi Covid-19 di Indonesia

    "Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya atas pengabdian saudara selama ini melaksanakan tugas sebagai dirjen P2P dengan baik dan semoga pengalaman selama ini dapat bermanfaat dalam mengemban tugas di tempat baru," tutur Terawan.

    Pelantikan dihadiri pejabat tinggi madya dan pratama di lingkungan Kemenkes. Kegiatan itu dipastikan telah menerapkan protokol kesehatan yang ketat, yakni memakai masker dan menjaga jarak aman.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id