Vaksinasi Tahap III Kemungkinan Digelar Juni Imbas Embargo

    Antara - 01 April 2021 20:35 WIB
    Vaksinasi Tahap III Kemungkinan Digelar Juni Imbas Embargo
    Seorang tenaga kesehatan (nakes) menjalani vaksinasi di RSUD Cibabat, Kota Cimahi, Jumat, 15 Januari 2021. Foto: MI/Depi Gunawan



    Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mempertimbangkan kemungkinan vaksinasi covid-19 tahap ketiga bergulir pada Juni atau Juli 2021. Hal ini akibat embargo terhadap Vaksin AstraZeneca di India.

    "Kalau sesuai Petunjuk Teknis (Juknis) Penanggulangan Covid-19 per tanggal 18 Februari, maka untuk tahap ketiga dimulai Mei 2021," kata juru bicara vaksinasi Kemenkes Siti Nadia Tarmizi melalui pesan singkat di Jakarta, Kamis, 1 April 2021.






    Namun, keputusan embargo dari India terhadap Vaksin AstraZeneca pada April ini berdampak pada vaksinasi tahap ketiga. Pasalnya, pengiriman 10 juta dosis Vaksin AstraZeneca dari India ke Indonesia ditunda. Vaksin kemungkinan baru diterima Indonesia pada Mei.

    Baca: Tingkat Kepuasan Tinggi, Pemerintah Dinilai Cepat Mengatasi Pandemi

    "Ada penundaan AstraZeneca di bulan April, maka kemungkinan kita akan mulai pada bulan Juni. Tapi ini masih kemungkinan, kita lihat ketersediaan vaksin," katanya.

    India selaku pembuat vaksin terbesar di dunia, menghentikan sementara ekspor Vaksin AstraZeneca yang diproduksi Serum Institute of India (SII). Pejabat di India fokus untuk memenuhi permintaan domestik yang meningkat.

    The Serum Insitute akan mengirimkan 90 juta dosis vaksin untuk COVAX selama Maret dan April. Meskipun belum jelas berapa banyak dosis yang akan dialihkan untuk penggunaan domestik, fasilitator program memperingatkan penundaan pengiriman tidak bisa dihindari.

    Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kemenkes, Maxi Rein Rondonuwu, mengatakan vaksinasi tahap kedua masih berjalan hingga Juni 2021. Penyuntikan menyasar kelompok lanjut usia dan petugas publik.

    "Tahap ketiga untuk masyarakat umum, memang nanti di bulan Juli 2021," kata Maxi.

    Vaksinasi tahap ketiga diatur dalam lampiran Surat Keputusan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor HK.02.02/4/1/2021 tentang Juknis Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19. Vaksinasi tahap ketiga akan menyasar kelompok masyarakat rentan dari aspek geospasial, sosial, dan ekonomi.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id