Ahmad Sahroni Salurkan Ribuan APD ke Sejumlah RS di Jakarta

    Medcom - 23 Maret 2020 12:55 WIB
    Ahmad Sahroni Salurkan Ribuan APD ke Sejumlah RS di Jakarta
    Ilustrasi/Medcom.id
    Jakarta: Wakil Ketua Komisi Hukum DPR RI dari Fraksi NasDem, Ahmad Sahroni, memberikan bantuan ribuan alat kesehatan atau alat pelindung diri (APD) ke sejumlah rumah sakit di wilayah Jakarta. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi petugas medis yang menangani pasien terjangkit coronavirus disease 2019 (covid-19).

    "Maksud saya kemari ingin memberikan bantuan kepada rumah sakit sebagai gugus terdepan dalam upaya menangani pasien terjangkit covid-19,” kata Ahmad Sahroni saat menyerahkan APD kepada Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Senin (23/3).

    Selain ke RSPI Sulianti Saroso, Ahmad Sahroni juga menyalurkan bantuan APD ke RSUD Cengkareng, RSUD Koja, RSUD Tanjung Priok, serta RSUD Cilincing. Ia berharap bantuan APD ini bermanfaat bagi para petugas medis, baik dokter, perawat, dan jajarannya.

    Tenaga medis yang ditugaskan menangani pasien covid-19, menurut Sahroni, adalah pahlawan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan dukungan. Tak hanya dukungan morel, masyarakat juga diimbau sebisa mungkin mengulurkan bantuan materiel dalam bentuk APD.

    "Semoga suster dan dokter memiliki kekuatan luar biasa dalam menjalankan tugasnya. Mereka adalah pahlawan kita, pahlawan kesehatan," ucapnya.
    Ahmad Sahroni Salurkan Ribuan APD ke Sejumlah RS di Jakarta
    Ahmad Sahroni (kiri) menyerahkan bantuan APD ke sejumlah RS di Jakarta. Foto: Partai NasDem

    Dirut RSPI Sulianti Suroso, dr Mohammad Syahril, mengatakan APD memang sangat dibutuhkan saat ini. Kecukupan kebutuhan APD menurut Syahril sejauh ini memang disediakan pemerintah, namun juga bantuan dari masyarakat dan para donatur tentu akan mempercepat (penanganan pasien). 

    "Kita tak tahu kebutuhan ini untuk berapa lama. Bisa seminggu, sebulan, kita tidak tahu. Intinya APD ini tidak boleh putus. Jadi, para donatur silakan membantu menyalurkan ke rumah sakit mana pun yang ditunjuk menangani covid-19,” tutur Syahril.

    Baca: Di Jakarta, Seribu Alat Pelindung Diri Habis Dalam Sehari

    Saat ini, kata dia, seluruh rumah sakit yang menangani covid-19 membutuhkan banyak relawan, baik dokter umum, dokter spesialis, perawat, hingga analis. Jika hanya mengandalkan tenaga medis yang ada, menurutnya masih kurang.

    "Mohon para relawan, melalui profesi masing-masing, melalui Dinas Kesehatan, dapat ikut membantu di rumah sakit rujukan,” kata Syahril.

    Kasus positif covid-19 di seluruh Indonesia per Minggu, 22 Maret 2020, bertambah 64 orang. Total kasus menjadi 514 pasien. Sebanyak 29 pasien dinyatakan sembuh, sedangkan 48 orang meninggal.

    Data di situs corona.jakarta.go.id menyebutkan ada 307 pasien positif di Ibu Kota. Sebanyak 180 pasien masih dirawat, sedangkan 77 lainnya isolasi mandiri. Pasien yang sembuh mencapai 21 orang dan yang meninggal 29.



    (UWA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id