Polisi Selidiki 41 Hoaks Terkait Korona

    Theofilus Ifan Sucipto - 23 Maret 2020 16:00 WIB
    Polisi Selidiki 41 Hoaks Terkait Korona
    Kadiv Humas Mabes Polri Irje M Iqbal (tengah). Medcom.id/Nur Azizah
    Jakarta: Polisi mendapati puluhan kasus berita bohong (hoaks) terkait virus korona (covid-19). Seluruhnya sudah dalam proses penyelidikan.

    “Sudah 41 kasus hoaks tentang korona diproses,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Muhammad Iqbal di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin, 23 Maret 2020.

    Iqbal mengatakan seluruh jajaran Polri di tingkat polsek hingga Mabes Polri terus memantau media sosial. Patroli siber dilakukan 24 jam.

    Iqbal mengimbau masyarakat tetap bijak menggunakan media sosial. Dia tidak ingin ada kontranarasi ihwal penanganan covid-19.

    “Seluruh masyarakat jangan menelah (informasi) mentah-mentah. Saring dulu sebelum sharing,” ujar dia.

    Baca: Kini Berkumpul Bisa Berujung Pidana

    Kementerian Komunikasi dan Informatika sebelumnya mengidentifikasi 267 hoaks tentang virus korona pada Kamis, 19 Maret 2020. Berita bohong tersebut beredar di dunia maya dan pesan cepat.
     
    Terbaru, beredar hoaks di aplikasi WhatsApp terkait larangan keluar rumah mengendarai sepeda motor dan berjalan kaki. Dalam pesan berantai, larangan tersebut dikeluarkan Kominfo karena ada penyemprotan disinfektan dari udara di Jakarta.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id