Ratusan Warga Tinggalkan Natuna Khawatir Tertular Korona

    Antara - 03 Februari 2020 23:16 WIB
    Ratusan Warga Tinggalkan Natuna Khawatir Tertular Korona
    Sejumlah elemen masyarakat Natuna, Provinsi Kepri berunjuk rasa di Bandara Lanud Raden Sadjad (RSA) Ranai, Sabtu, 1 Februari 2020. Medcom.id/ Anwar Sadat Guna
    Natuna: Ratusa warga memilih meninggalkan Ranai ibu kota Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. Warga khawatir tertular virus korona setelah wilayahnya dijadikan tempat karantina 238 WNI dari Wuhan, Tiongkok. 

    "Warga takut tertular virus mematikan tersebut," kata salah seorang warga Natuna, Herman seperti dilansir Antara, Senin, 3 Februari 2020. 

    Ditambah, adanya Surat Edaran Pemkab Natuna yang meliburkan seluruh kegiatan belajar dan mengajar di sekolah terhitung sejak tanggal 3 Februari sampai 17 Februari 2020. Warga memilih ke daerah asal atau sekedar untuk mengungsi sementara. 

    Namun, Kementerian Dalam Negeri meminta Pemkab Natuna mencabut edaran tersebut dan aktivitas belajar dan mengajar di sekolah berjalan normal. Warga kadung meninggalkan Natuna. 

    "Apalagi Surat Edaran Kemendagri itu turun setelah warga berangkat meninggalkan Natuna," imbuh Herman.

    Berdasarkan data PT Pelni wilayah kerja Ranai, ta kurang 675 penumpang berangkat menggunakan Kapal KM Bukit Raya pada Senin pukul 03.00 WIB, rute Ranai-Midai. Sementara, warga yang menggunakan kapal nelayan tradisional belum terdata.

    Rata-rata warga yang keluar dari Ranai adalah warga asli Kalimantan, Pulau Midai, Pulau Serasan, dan Pulau Subi.

    "Termasuk istri dan anak saya, mereka minta pulang ke Pulau Serasan, sebab takut dengan isu virus corona," tutur Herman lagi.

    Warga lainnya, Musliha mengaku terpaksa meninggalkan Natuna dan kembali ke daerah kelahirannya di Pulau Midai. Ia khawatir terjangkit virus corona, meski pemerintah sudah menyatakan 238 WNI dari Wuhan, China itu pulang ke Tanah Air dalam kondisi sehat.

    "Nanti pasti balik lagi ke Ranai kalau proses karantina WNI itu sudah selesai. Informasinya mereka dikarantina selama dua minggu di Natuna," ucapnya.



    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id