BG Ikut Sanjung Sandiaga Uno Terkait Pilpres 2024

    Candra Yuri Nuralam - 19 Januari 2020 07:43 WIB
    BG Ikut Sanjung Sandiaga Uno Terkait Pilpres 2024
    Sandiaga Uno. Foto: ANT/Akbar
    Jakarta: Ketua Pengurus Besar e-Sport Budi Gunawan (BG) melancarkan guyonan dengan Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno saat pelantikan Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) periode 2020-2024. Budi berkelakar Sandi bisa kampanye duluan melalui e-Sport.

    "Ini tamu khusus, namun beliau juga sebagai Dewan Pembina PB e-Sport yang sangat saya cintai dan banggakan. Tamu kehormatan kita dan dia berkenan jadi dewan pembina, Bapak Sandiaga Salahudin Uno. Kita curi start untuk kampanye kan tidak masalah," kata Budi seperti dikutip dari Antara di Hotel Kempinski, Jakarta, Minggu 19 Januari 2020.

    Budi meminta Sandiaga menjadi salah satu anggota Dewan Pembina Pengurus Besar e-Sport Indonesia. Sandi dinilai mempunyai potensi untuk mengembangkan e-Sport di Indonesia.

    "Kami semua meyakini melalui sentuhan tangan Pak Sandi maka ekosistem yang terkait dengan sport, gim, dan bisnis e-Sport di Indonesia akan bisa terwujud dengan cepat," ujar Budi.

    Budi mengatakan jumlah peminat e-Sport di Indonesia saat ini cukup banyak. Menurut dia, sebanyak 52 persen dari total penduduk di Indonesia merupakan penggemar e-Sport.

    Lagi-lagi Budi berkelakar, menurutnya angka itu cukup untuk bekal Sandiaga untuk pemilihan Presiden tahun 2024 nanti. Sandiaga bisa menggaet milenial saat menjabat sebagai Dewan Pembina Pengurus Besar e-Sport Indonesia.

    "Kalau Presiden (Joko Widodo) kemarin sudah menyatakan Pak Sandi sebagai calon yang punya peluang sangat kuat menjadi presiden, kami sangat meyakini bahwa dengan dukungan dari e-Sport maka kelompok milenial dan generasi Z akan bersatu untuk memenangkan Sandiaga Uno," tutur Budi.

    Menanggapi itu, Sandi merasa sangat terhibur. Menurut dia, candaan Budi hanya sekedar pembangkit semangat saja.

    "Saya menyikapinya sebagai ada pesan guyon mungkin juga ada pesan penyemangat," ucap Sandi.

    Sandi enggan menanggapi serius candaan Budi. Menurutnya, masih jauh untuk memikirkan Pilpres 2024. Selain itu, Sandi juga tidak ingin jabatannya di induk olahraga digital Indonesia itu dikaitkan dengan politik.

    "Olahraga dan politik tidak terkoneksi secara langsung, tapi kita harus pisahkan karena ini murni berkaitan dengan peningkatan prestasi. Seperti Pak Presiden bilang, 2024 masih sangat jauh," kata Sandi.



    (NUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id